Skuad PSS Sleman, dipastikan siap untuk melahap program latihan berat yang diberikan. Kepastian tersebut setelah para pemain Super Elang Jawa, melakukan tes fungsional.
Tes fungsional dijadikan gambaran bagi tim medis dan pelatih untuk mengecek kekurangan para pemain. Semua kekurangan yang terliihat akan dijelaskan lewat hasil tes, dibarengi dengan penyusunan program latihan tepat.
“Kemarin kita sudah tes fungsional. Ada sprint, agility, koordinasi, eksplosif, power, dan test kekuatan otot. Secara keseluruhan hasilnya para pemain semua siap digenjot di pramusim ini oleh pelatih Dejan [Antonic] dan staf,” kata fisioterapis PSS Luthfinanda Amary, dikutip laman resmi klub.
Luthfi, menyebut para pemain PSS tidak mengalami penurunan kondisi yang drastis. Meski, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan diliburkan usai tampil di Piala Menpora 2021.
“Termasuk juga yang sedang pemulihan pasca Piala Menpora kondisinya sudah baik. Masalahnya cuma yang pascacedera butuh kerja lebih keras untuk mengejar teman-temannya,” ucapnya.
Goal IndonesiaSelain itu, Luthfi mengatakan sudah punya cara mengantisipasi cedera kambuhan pemain PSS. Ia bakal rutin melakukan pengecekan untuk pasukan Dejan Antonic tersebut.
“Meskipun sudah dicek tapi saya punya pemeriksaan sendiri secara manual. Kebetulan saya selalu mendampingi tim dan melakukan pemeriksaan juga,” ujarnya.
"Misalnya ada beberapa pemain yang cederanya sering berulang, kita punya program prevention injury. Program itu sudah dibagikan juga ke anak-anak buat pencegahan cedera itu sendiri,” ia menambahkan.
PSS membawa modal positif untuk mengarungi Liga 1 musim ini. Klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut berhasil meraih peringkat ketiga Piala Menpora, usai mengalahkan PSM Makassar.
Dijadwalkan Liga 1 musim ini berlangsung antara 3 sampai 7 Juli mendatang. Kepolisian Republik Indonesia (Polri), berencana menerbitkan izin pada 27 Mei 2021.
