Debut sempurna ditorehkan I Putu Gede sebagai pelatih PSS Sleman. Ia berhasil mengantarkan anak asuhnya menang telak atas Persiraja Banda Aceh dengan skor 4-1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Jumat (5/1).
Gol kemenangan PSS dicetak oleh empat pemain berbeda. Riki Dwi Saputro membuka keunggulan pada menit 18, disusul Irkham Mila (21'), Eeng Supriadi (37'), dan Juninho (51').
Sedangkan satu gol Persiraja dicetak Bruno Dybal pada menit ke- 67. Pesepakbola berumur 27 tahun tersebut mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti.
Meski mampu membantai Persiraja, Putu merasa penampilan PSS belum sempurna. Menurutnya, para pemain Super Elang Jawa masih punya kelemahan yang perlu dibenahi.
"Secara keseluruhan, strategi yang saya terapkan kepada pemain masih belum maksimal. Masih banyak kekurangan yang bisa kita perbaiki. Namun, kita tetap bersyukur mendapat 3 poin," kata Putu.
Disinggung absennya Wander Luiz dalam pertandingan tersebut Putu memberi penjelasan. Ia menyebut penyerang asal Brasil tersebut tidak main karena menjalani hukuman.
Luiz merupakan pemain yang direkrut PSS jelang bergulirnya putaran kedua Liga 1 2021/22. Sebelumnya, pada awal musim ini ia bermain untuk Persib Bandung.
"Pada saat laga dengan Persib terakhir, dia terkena akumulasi kartu kuning. Jadi dia terkena kartu kuning tersebut pada laga terakhir bersama Persib sehingga membuatnya tidak bisa bermain pada laga perdana PSS," ucapnya.
Sementara juru formasi karteker Persiraja Akhyar Ilyas mengatakan kekalahan telak yang diterima dari PSS karena pasukannya main buruk. Maka dari itu, ia berharap keadaan tersebut tak terulang lagi pada laga selanjutnya.
"Pemain tidak menjalankan apa yang sudah kita instruksikan dengan baik, saya juga tidak tahu apa faktornya, tetapi ini akan jadi evaluasi bagi kami," ujar Akhyar.
"Beberapa pemain agak terlambat bergabung, ada juga yang baru bergabung dan langsung bermain, jadi mungkin kecocokannya belum dapat, mungkin itu salah satu faktornya," ia menambahkan.
