Dejan Antonic - Persib Bandung Pekan KeenamGoal/Abi Yazid

PSS Sleman Imbang, Dejan Antonic Tetap Senang

Empat gol terjadi pada laga antara PSS Sleman kontra PSM Makassar, di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11) malam WIB. PSM dan PSS saling berbalas gol, dan lalu lintas serangan terjadi dengan lancar. Hasil ini tetap disyukuri oleh pelatih PSS, Dejan Antonic.

Menurut Dejan, kondisi skuadnya kurang lengkap, terlebih pemain andalan PSS, Irfan Jaya, tidak bisa dimainkan karena panggilan timnas Indonesia. Nemanja Kojic dan Eduardo Junior mencatatkan namanya di papan skor, untuk PSS.

"Satu pertandingan yang bagus sekali, dua tim bermain terbuka, banyak kesempatan, empat gol tercipta, hasil 2-2 adalah hasil yang adil.. Pada babak pertama kami punya 3-4 peluang dari kombinasi, dan Makassar bisa unggul dua kali sebelum bisa menyamakan kedudukan,” ulas Dejan selepas laga.

"Kami positif karena kami tidak fullteam, saya senang para pemain kerja keras, kami tidak punya banyak waktu istirahat.. Kami fokus untuk menghadapi Bhayangkara FC, tapi saya senang, semua pemain lebih bagus dibanding pertandingan yang sebelumnya,” imbuh mantan pelatih Madura United ini.

Sementara itu, Milomir Seslija selaku pelatih PSM menuturkan, bahwa timnya sudah bekerja ekstra supaya bisa kembali ke jalur kemenangan. Pada laga penutup seri kedua, PSM dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor akhir, 2-0.

Sosok asal Bosnia-Herzegovina itu menilai bahwa pemainnya melakukan kesalahan, sehingga harus terhukum dengan gol. Padahal menurutnya, Juku Eja sudah mengawali pertandingan dengan sangat baik, dan membuat PSS benar-benar kerepotan.

Kesalahan pertama yang mencolok adalah bagaimana sundulan Serif Hasic tak sempurna, sehingga berujung gol dari PSS, melalui sundulan Kojic. Sementara kesalahan lainnya adalah tekel asal dari Erwin Gutawa di dekat kotak penalti, yang akhirnya jadi gol Junior via perekik.

"Kami mengawali pertandingan dengan baik. Kami mencetak gol indah. Tapi, setelah itu kami melakukan kesalahan. Ada lima sampai enam orang membuat kesalahan.. Di kondisinya seperti tadi, seharusnya tidak membuat tekel seperti itu. Tapi, itulah sepakbola, dengan kesalahan tersebut, kami akhirnya terhukum," jelasnya.

Iklan