Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Jafri Sastra - PSMS MedanDoni Ahmad

Jafri Sastra Berharap Bisa Tambah Pemain Di Babak Delapan Besar


LIPUTAN    DONI AHMAD     DARI    MEDAN

PSMS Medan akhirnya memastikan satu tempat tersisa di babak delapan besar Liga 2 2019. Kemenangan 4-1 atas Aceh Babel United di Stadion Teladan, Medan, Senin (21/10), memastikan Ayam Kinantan finis di peringkat keempat klasemen grup Barat dengan koleksi 37 poin.

Empat gol kemenangan PSMS lahir dari dua gol yang masing-masing dicetak Ilham Fathoni dan Eki Fauzi. Kemenangan ini pun membuat pelatih PSMS, Jafri Sastra, puas.

"Alhamdulillah kami bersyukur lolos. Tinggal bagaimana kami harus menyusun program lagi untuk babak delapan besar karena jadwal sudah keluar. Kalau tidak salah tanggal 30 (Oktober) kami akan mulai, artinya Rabu (23/10), kami harus persiapan lagi untuk babak delapan besar," kata Jafri, usai laga Senin (21/10).

Jafri mengaku lega karena mengalami tujuh pertandingan yang sulit sejak menggantikan Abdul Rahman Gurning. Dibebani target lolos ke delapan besar, pelatih berdarah Minang ini akhirnya mampu melewatinya.

"Tujuh pertandingan yang harus saya lalui bersama anak-anak banyak lika-likunya terutama pada tim Babel United di mana ada laga ini tertunda dua kali. Lalu saat kami ada home dengan Persiraja juga main ke Langsa, ya banyak hal-hal yang membuat kami lebih dewasa lagi menjalani pertandingan-pertandingan," tambahnya.

Untuk babak delapan besar nanti, eks pelatih PSIS Semarang itu akan membenahi timnya agar lebih baik lagi karena pastinya akan menghadapi ujian lebih sulit.

"Banyak, pastinya teamwork kemudian kondisi fisik juga perlu kami perbaiki, kerja sama tim juga kami perbaiki, defence-nya, attacking-nya. Saya juga berharap secara pribadi mudah-mudahan ada perubahan dari regulasi untuk bisa menambah beberapa pemain yang kami butuhkan untuk delapan besar," jelasnya.

Sementara itu, pelatih Babel United I Putu Gede menuturkan faktor kelelahan yang membuat timnya kurang maksimal menghadapi PSMS.

"Kami mengalami faktor kelelahan, bukan PSMS-nya yang bagus. Tapi faktor internal sendiri. Sejak dari Pangkal Pinang sebelum keberangkatan mental kami sudah diserang. Delay pesawat di Batam, keberangkatan tidak satu rombongan juga. Dari keberangkatan bus mogok,” ungkap Putu.

Namun dia bersyukur timnya tetap tampil fight. Walaupun pada akhirnya harus kalah telak. "Ya, syukurnya kami tetap memberi perlawanan," kata eks pelatih Perseru Serui itu.(gk-71)

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google