LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
PSMS Medan "babak belur" di kandang Cilegon United dalam lanjutan Grup Barat Liga 2 2019, Senin (2/9). Ayam Kinantan menelan kekalahan 3-0 lewat gol-gol yang diciptakan Jalwandi Jamal pada menit kesembilan, Ade Ivan Hafilah (28'), dan Aray Suhendri (70').
Ini menjadi kekalahan keempat PSMS musim ini. Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning, mengatakan persaingan di klasemen menjadi lebih ketat dan PSMS tak boleh sering terpeleset lagi jika tak ingin kehilangan tiket babak delapan besar. Akibatnya, tim lawan bisa bermain leluasa.
"Pasti kami sangat kecewa dengan hasil kekalahan ini. Hasil ini juga buat persaingan semakin ketat. Tapi anak–anak sudah berusaha maksimal," kata Gurning.
Selain itu, faktor recovery yang kurang maksimal membuat timnya kesulitan. "Mungkin kami kurang istirahat. Kami juga sampai di sini jam 1 dan tidak ada latihan. Uji coba lapangan itu pun hanya satu jam. Mungkin itu kelelahan juga," ucap Gurning.
Sementara itu, kapten tim PSMS, Legimin Raharjo, juga menyesalkan kekalahan timnya. Dia juga mengakui lawan memang tampil lebih baik.
"Pasti kami kecewa dengan hasilnya, tetapi sudah bermain maksimal. Saya ucapkan selamat buat Cilegon," ucap Legimin.
Di kubu lawan, pelatih Cilegon United, Imam Riyadi, mengaku puas dengan keberhasilan timnya meraih poin penuh. Ini kedua kalinya Cilegon United menumbangkan PSMS musim ini.
"Alhamdulillah, kami bisa meraih tiga poin di sini. Kalau yang saya cermati, intinya kami harus bangkit. Dari awal pun kami tekankan kepada pemain harus kami lakukan untuk menang. Kalau kami terpuruk kan jatuh. Alhamdulillah, pemain sudah bisa termotivasi dan bisa bangkit. Mudah–mudahan ke depannya bisa seperti ini lagi," katanya.
Cilegon United saat ini berada di posisi ketujuh dengan 22 poin hasil dari 14 laga, atau hanya terpaut dua angka dari PSMS di posisi ketiga. Selanjutnya PSMS akan melakoni laga melawan tuan rumah Perserang Serang, 6 September mendatang.(gk-71)
