OLEH DONNY AFRONI & DONI AHMAD
Kesukseskan menekuk Persija Jakarta tiga hari lalu membuat bek PSMS Medan Roni Fatahillah bertekad ingin mengembalikan julukan The Killer kepada tim mulai musim ini.
The Killer merupakan julukan PSMS di era 1950-an setelah mereka mampu mengalahkan tim-tim asal Eropa seperti Ajax Amsterdam, Grazer AK (Austria), dan Grasshopper (Swiss).
“Saya berharap selalu bisa memberikan performa terbaik, dan menjadikan PSMS seperti kejayaannya dulu. Kami ingin mengembalikan nama The Killer hingga kembali diperhitungkan, dan disegani di Liga 1 Indonesia,” kata Roni diwartakan laman Waspada.
Sementara itu, salah satu pencetak gol ke gawang Persija Suhandi mengatakan, ia termotivasi memperlihatkan permainan bagus setelah mendapat momongan pertamanya. Suhandi tidak bisa mendampingi sang istri melahirkan di hari yang sama dengan jadwal. Suhandi fokus di pertandingan setelah mendengar anaknya lahir dengan selamat.
“Sudah enggak kepikiran, karena sudah lahir pas selesai salat Jumat. Jadi agak tenang. Pastinya sedih, tapi bagaimana lagi ini sudah tugas saya di lapangan. Akhirnya gembira, karena selain anak lahir dengan sehat, PSMS juga bisa menang,” kata Suhandi kepada Goal Indonesia.
“Sudah pasti hal itu membuat saya semakin bersemangat saat bertanding. Kemenangan ini selain untuk suporter PSMS dan tim, juga untuk istri dan anak saya. Ini menjadi kado terindah untuk anak saya. Ini juga menjadi sinyal kebangkitan PSMS yang sudah kalah dari laga sebelumnya.”
“Tentunya kami kembali percaya diri dan mentalitas kami meningkat. Mudah-mudahan bisa terus meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.” (gk-71)
