Liga 2 2019: PSMS Medan Buta Kekuatan PSCS Cilacap

Komentar()
Doni Ahmad
Gurning hanya mengetahui kemampuan satu pemain PSCS yang pernah menjadi anak asuhnya tiga tahun lalu.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning mengaku buta dengan kekuatan tuan rumah PSCS Cilacap, lawan yang akan mereka hadapi, Sabtu (13/7), pada laga pekan kelima Liga 2 2019 wilayah Barat.

Gurning hanya mengetahui PSCS merupakan tim kuat, sehingga bertengger di peringkat tiga klasemen sementara. Sedangkan untuk pemainnya, Gurning cuma mengetahui kemampuan Imam Bagus Kurnia, karena sebelumnya pernah bermain untuk PSMS di Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016.

“Dari informasi, ada salah satu eks pemain PSMS di sana, Imam Bagus. Dia anak asuh saya waktu PSMS 2016. Dia punya kecepatan dan berbahaya. Dia beroperasi di kanan. Untungnya Syaiful Ramadan sudah kembali dari skorsing. Mudah-mudahan dengan pengalamannya Syaiful bisa menghentikan Imam,” beber Gurning.

 

Selain itu Gurning juga mengingat skuadnya untuk lebih hati-hati. Meski belum ada akumulasi, beberapa pemain terancam absen di laga berikutnya, karena sudah mengoleksi dua kartu kuning.

“Ada beberapa pemain sudah dapat dua kartu, [Mohammadou] Alhadji, Afiful [Huda], Aidun [Sastra], dan [Choirul] Nasirin. Apalagi ini main di kandang lawan, wasit mudah memberi kartu. Mereka bisa absen di kandang nanti. Tapi memang kami siapkan Andre Sitepu jika keadaan seperti itu. Mudah-mudahan bisa bagus,” kata Gurning.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pada lawatan ini, Gurning tidak membawa striker asingnya Mamadou Diallo yang sebelumnya juga absen melawan Perserang Serang. Gurning kemungkinan mempertahankan skema seperti lawan Perserang dengan memasang Natanael, Ilham Fathoni dan Eki di depan. PSMS masih tanpa Dimas Sumantri yang tidak fit.

“Sudah tidak ada keraguan, karena Wira [sapaan Kesuma Satria] mainnya bagus. Sepadanlah menggantikan Dimas,” pungkasnya. (gk-71)

 

Tutup