Darije Kalezic - PSM MakassarAbi Yazid / Goal

PSM Makassar Sesali Kegagalan Imbangi Persebaya Surabaya


LIPUTAN   ABRAHAM JOHAN     DARI   BALIKPAPAN

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menyesalkan kegagalan Marc Klok mengeksekusi tendangan penalti, sehingga dipaksa menelan kekalahan 3-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Batakan, Kamis (14/11) sore WIB.

PSM mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika memperoleh hadiah penalti di menit akhir. Sayangnya, eksekusi Klok dipatahkan penjaga gawang Miswar Saputra yang membuat PSM pulang dengan tangan hampa.

Kalezic mengutarakan, PSM tampil cukup bagus, dan mampu menguasai permainan. Kalezic menilai permainan Persebaya tidak istimewa. Kehilangan dua pilar di lini belakang, Abdul Rahman dan Asnawai Mangkualam, turut memberikan pengaruh terhadap performa tim.

“Kami mengusai pertandingan di babak pertama, membuat dua peluang di menit awal melalui Rizky [Pellu] dan Ferdinand [Sinaga]. Tendangan pertama Persebaya mengarah ke gawang, dan itu langsung jadi gol. Saat itu terjadi, itu bukan kejutan. Kami tetap menguasai pertandingan,” papar Kalezic.

“Di babak kedua, pertahanan kami membuat kesalahan, sehingga terjadi gol kedua Persebaya. Ini bisa terjadi saat kehilangan dua pemain yang selalu kami gunakan di line up. Asnawi dan Abdul Rahman sudah tidak bermain beberapa bulan.”

“Setelah itu penaltinya [gol ketiga] disebabkan kurang beruntung. Itu bukan hasil dari permainan buruk kami, dan bukan dari permainan bagus Persebaya. Sayang kami tidak mencetak gol penalti. Seharusnya kami layak mendapatkan hasil imbang.”

Kekalahan itu membuat PSM memperpanjang catatan tak pernah menang saat tandang menjadi 13 pertandingan. Menurut Kalezic, ada kesalahan terstruktur ketika melakoni tandang. Namun ia enggan membeberkannya secara detail.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

Sementara itu, kiper Rivky Mokodompit mengungkapkan, sejak awal ia sebetulnya cukup optimistis timnya bisa meraih kemenangan, karena mengusai permainan. Namun sayangnya, PSM tidak dapat memanfaatkan peluang.

“Dari awal kami sangat yakin dengan peforma tim. Kami menguasai lapangan, dan saya rasa kemenangan tidak jauh dari tim kami. Tapi itulah sepakbola, dari satu serangan langsung membuahkan gol, dan itu menjadi pukulan bagi kami,” kata Rivky.”

“Di babak kedua kesempatan kami menyamakan gol, justru tidak beruntung. Selamat untuk Persebaya. Kami harus bangkit, karena tiga pertandingan berturut-turut sering kebobolan.” (gk-54)

SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!

Iklan