LIPUTAN MUHAMMAD SRAHLIN R DARI MAKASSAR
Manajemen PSM Makassar memberikan batas waktu kepada Guy Junior, Rabu (16/1), untuk segera menentukan bertahan bersama Juku Eja, atau pindah ke klub lain dengan nilai transfer.
CEO PSM Munafri Arifuddin mengatakan, Guy masih memiliki sisa ikatan kontrak satu tahun. Munafri mengakui hingga saat ini belum berbicara secara langsung dengan Guy, kecuali melalui agennya, Amaugou Matheuw.
Dalam pembicaraan itu, sang agen meminta agar Guy mendapatkan kenaikan gaji. Hanya saja, negosiasi mengenai masalah tersebut kerap menemui jalan buntu. Munafri yang merasa gusar akhirnya memberikan ultimatum.
“Soal Guy Junior sudah bicara dengan agennya. Kami kontrak dia dua tahun, apalagi yang mau dipertanyakan? Kalau ada permintaan naik pasti ada. Tapi kalau seperti itu, lebih baik dikontrak setahun,” cetus Appi, sapaan Munafri.
“Saya tidak mau ribut-ribut soal itu. Saya tidak pernah tahan kalau pemain mau keluar dari PSM. Buat apa dia tinggal di sini kalau hatinya tidak di sini. Akan ada kesepakatan dua hari ke depan. Besok [hari ini] kita lihat, apakah Guy ikut latihan atau tidak.”
Mengenai pengganti Robert Rene Alberts, Appi mengatakan, PSM menginginkan sosok pelatih yang sudah mengetahui karakter sepakbola di Indonesia maupun Asia Tenggara. Hal itu tak lepas dari keikutsertaan PSM di Piala AFC 2019, dan menghadapi klub dari zona yang sama.
“Pastinya pelatih asing. Dia harus memahami sepakbola ASEAN, seperti Malaysia dan Thailand, dan tentunya Indonesia, karena kami akan bermain di Piala AFC, Piala Indonesia, dan Liga 1,” ucap Appi.
“Penentuan pelatih ini bukan hanya di saya, tapi juga dari asisten pelatih. Nantinya saya juga akan bicara dengan pelatih yang ditunjuk supaya tidak membawa asisten.” (gk-69)
Goal Indonesia

