PSM Makassar harus bekerja keras untuk menundukkan klub Liga 3 Persiter Ternate 3-2 melalui drama adu penalti di Stadion Kie Raha, Sabtu (22/12) sore WIB, pada pertandingan babak 64 Besar Piala Indonesia 2018.
Pertandingan ini harus diselesaikan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 3-3 sepanjang 90 menit. Kemenangan itu membuat PSM melangkah ke babak 32 Besar.
PSM yang unggul materi pemain mampu membuka keunggulan ketika laga berjalan 16 menit. Umpan silang Saldi yang menusuk dari sisi kanan kotak penalti diselesaikan kapten tim Zulham Zamrun.
Gol ini menambah motivasi PSM untuk menggandakan keunggulan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-43 saat umpan Saldi kembali dituntaskan Zulham. Kali ini, tendangan keras Zulham dari luar kotak penalti tak dapat dicegah kiper Persiter masuk ke dalam gawangnya.
Kendati tertinggal dua gol di babak pertama, Persiter tak menyerah begitu saja. Mereka sukses menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Zhifar Marsaoly di menit ke-48. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Ardan Aras kepada Sahrudin Irwan.
Persiter makin semangat untuk mengimbangi tim tamu. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui pemain pengganti Chalil Prasti setelah menerima umpan dari sisi kanan serangan.
Zulham mencetak hat-trick sekaligus membawa PSM unggul kembali di menit ke-76 setelah menyambut umpan silang dengan sundulan. Namun Chalil memaksa laga diselesaikan lewat adu penalti usai mengubah papan skor menjadi 3-3 di menit ke-82.
Drama adu penalti juga berlangsung menegangkan, karena tiga eksekutor Persiter dan PSM menemui kegagalan, termasuk tendangan Zulham yang membentur tiang, sehingga dilanjutkan dengan sistem sudden death.
Di sudden death, Saldi sukses menjebol gawang Persiter. Sedangkan penendang tuan rumah, Muhammad Sebastian Veron, menemui kegagalan setelah tendangannya diblok Hilman Syah.
Goal Indonesia

