LIPUTAN MUHAMMAD SHOLIHIN DARI MAKASSAR
Jajaran pelatih PSM Makassar telah menyiapkan strategi untuk mengatasi permainan keras PS TNI kala kedua tim saling jumpa di Stadion Pakansari, Senin (15/5), pada pekan keenam Liga 1 2017.
Pelatih kiper PSM Herman Kadiaman memprediksi duel nanti akan sangat ketat, dan keras. Menurutnya, PS TNI merupakan tim yang dikenal dengan permainan cepat dan keras, namun tidak membuat timnya gentar. PSM pun berambisi membuat PS TNI menelan kekalahan pertama.
SIMAK JUGA: Robert Alberts Senang PSM Pecahkan Tiga Rekor
“Kami tidak takut dengan permainan keras PS TNI. Kami datang dengan semangat ingin mendapatkan poin, meskipun ini bukan hal mudah, karena mereka juga ingin menang,” ungkap Herman.
“Kami sama-sama belum terkalahkan. Kami akan memanfaatkan absennya pemain kunci PS TNI. Kami datang dengan membawa 20 pemain, dan kami ingin memetik poin pada laga in. Kondisi tim cukup baik.”
SIMAK JUGA: Tekuk Arema, PSM Kudeta Persib
Sementara itu, gelandang Rasyid Bakri terpaksa menepi selama empat bulan untuk memulihkan cederanya. Media officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan, operasi Rasyid telah berjalan sukses.
Wina menambahkan, proses pemulihan akan ditangani tim fisioterapi klub secara intensif. Wina berharap pemulihan cedera pemain berusia 26 tahun ini bisa lebih cepat dari perkiraan.
SIMAK JUGA: Robert Alberts Ambisi Rusak 'Clean Sheet' Arema
“Dia telah berhasil menjalani operasi ACL reconstruction with arthroscopy yang ditangani dr. Muhammad Sakti, Sp.OT di RS Awal Bros. Namun proses pemulihannya bisa mencapai tiga hingga empat bulan ke depan,” jelas Wina.
“Proses orang masing-masing berbeda, ada yang cepat, dan ada yang lebih lama. Kami harapkan dia cepat pulih, karena kami sangat membutuhkan dia.” (gk-69)
Berikut 20 pemain yang diboyong untuk menghadapi PS TNI:
Rivky Mokodompit, Steven Paulle, Hamka Hamzah, Reva Adi Utama, Zulkifli Syukur, Marc Antony Klok, Muh Arfan, Willem Jan Pluim, Asnawi Mangkualam Bahar, Romario, Syafei, Denny Marcel, Reinaldo Elias da Costa, Titus Bonai, Hendra Wijaya, Gozali Siregar, Rizky Pellu, Andri Faisal Amru, Ardan Aras dan Wasyiat Hasbullah.

