Dua wakil Indonesia, PSM Makassar dan Bali United, berpeluang bentrok dengan klub Malaysia Super League (MSL) Sabah FC yang diperkuat Saddil Ramdani di fase grup Piala AFC 2023/24.
Hal itu tak lepas dari posisi PSM dan Bali United dalam pot undian fase grup yang akan digelar di Kuala Lumpur, Kamis (24/8) siang WIB. PSM berada di Pot 4 zona ASEAN, sedangkan Bali United di Pot 2. Kedua tim dipastikan tidak masuk ke dalam grup yang sama, karena berasal dari Indonesia.
PSM bertarung di fase grup setelah melewati adangan Yangon United lewat kemenangan telak 4-0 di play-off. Sedangkan Bali United tampil di turnamen kasta kedua antarklub Asia ini setelah gagal di pendahuluan play-off Liga Champions Asia (LCA).
Mereka berpotensi bertemu dengan Sabah yang berada di Pot 3. Selain tim Badak, pot ini berisikan klub Myanmar Shan United dan wakil Filipina Stallion Laguna. Sedangkan Pot 1 ditempati klub Vietnam Haiphong FC, Dynamic Herb Cebu (Filipina), dan Terengganu FC (Malaysia).
Zona ASEAN akan terbagi menjadi tiga grup, yakni F, G, dan H. Masing-masing grup bakal diisi dengan empat tim dari negara berbeda.
Pelatih PSM Bernardo Tavares mengungkapkan, tim besutannya sudah siap berlaga di fase grup, meski belakangan klub sedang diterpa isu finansial. Setidaknya mereka bisa mendapatkan hasil lebih baik dibandingkan musim lalu ketika mencapai final zona ASEAN.
“Kami sudah membuat sejarah musim lalu, dan sekarang kami akan menghadapi tantangan baru, dan melawan tim yang lebih baik. Kami harus tetap rendah hati dan bersatu demi bertarung di Asia,” ujar Tavares.
Juru taktik asal Portugal ini memberikan apresiasi kepada pemain yang telah memperlihatkan performa bagus. Menurut Tavares, performa PSM lebih bagus dibandingkan sebelumnya, karena berhasil menciptakan banyak peluang, dan menghasilkan empat gol.
“Ini adalah kemenangan yang bagus, dan juga penting. Kami menunjukkan permainan yang bagus dengan mendapatkan banyak peluang, dan empat di antaranya menjadi gol. Peluang yang kami peroleh lebih banyak dibandingkan lawan.
