LIPUTAN BUDI CAHYONO DARI SLEMAN
PSIS Semarang tidak ingin lengah dengan absennya dua legiun asing PS Sleman kala kedua tim saling bentrok di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (2/11) sore WIB, pada pertandingan pekan ke-26 Liga 1 2019.
PSS tidak diperkuat bek Alfonso De La Cruz dan gelandang Brian Ferreira akibat terkendala kebugaran. Arsitek PSIS, Bambang Nurdiansyah, menilai PSS tetap tim tangguh, mengingat tim tamu mempunyai pelatih sekelas Seto Nurdiyantoro.
“Saya pikir, siapapun yang main, Sleman tetap tim bagus. Kebetulan saya tahu junior saya [Seto] dengan visi dan misinya di sepakbola. Dia juga tahu visi dan misi saya. Jadi, nanti pelatih seperti main catur saja,” ujar Banur, sapaan Bambang.
“Seto pelatih yang bagus, dan punya karakter. Siapapun yang diturunkan, Sleman tetap menjadi ancaman buat kami. Sleman grafiknya lagi ada di atas. Secara peringkat lebih bagus. Tapi kami siap menghadapi Sleman.”
Banur menambahkan, ia sudah mengevaluasi hasil imbang melawan Borneo FC di pertandingan sebelumnya, terutama di lini pertahanan. Banur berharap PSIS dapat memutus catatan dua imbang dan empat kekalahan beruntun di enam laga kandang terakhir.
“Ini menjadi perhatian saya menjelang lawan Sleman. Saya beberapa kali melihat video pertandingan Sleman. Soal rotasi, kami sesuaikan dengan permainan Sleman. Mudah-mudahan kami mendapat hasil terbaik,” ucap Banur.
Di lain sisi, bermain tandang di kandang dianggap tidak menguntungkan bagi PSS. Seto menilai duel nanti tidak mudah, karena PSS terlebih dahulu harus mengatasi faktor nonteknis bila bermain di Maguwoharjo.
JADWAL TV SIARAN LANGSUNG SEPAKBOLA
“Sepertinya ada beberapa hal yang menyebabkan kami tidak segarang bermain di tandang. Permasalahan ini yang harus kami selesaikan. Ini bukan pertandingan yang mudah buat kami,” kata Seto.
Kondisi itu yang membuat Seto mewaspadai serangan balik PSIS. Meski berstatus tuan rumah, Seto meyakini PSIS tidak menerapkan permainan terbuka. Seto juga berkaca dari pertemuan di putaran pertama ketika PSS bertindak sebagai tuan rumah di Maguwoharjo. Saat itu, PSS ditekuk 3-1.
“PSIS tetap akan berbahaya, terutama counter attack. Pertahanan mereka juga cukup kompak dan rapi. Jika kami main tandang, tuan rumah akan bermain lebih terbuka. Selain itu, banyak perubahan di PSIS, baik pelatih maupun pemain. Yang jelas kami banyak belajar dari pertemuan pertama,” imbuh Seto. (gk-18)
Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:
PSIS: Jandia Eka Putra; Frendy Saputra, Wallace Costa, Safrudin Tahar, Ferdyan Wahyu, Finky Pasamba, Jonathan Cantiliana, Septian David Maulana, Hari Nur Yulianto, Bayu Nugroho, Bruno Silva.
PSS: Ega Rizky; Jajang Sukmara, Ikhwan Ciptady, Asyraq Gufron, Bagus Nirwanto, Dave Mustaine, Ocvian Chanigio, Guilherme Batata, Haris Tuharea, Jefri Kurniawan, Yevhen Bokhashvili.
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!
