Mobilitas gelandang Arema FC Makan Konate menyedot perhatian PSIS Semarang , sehingga dianggap perlu mendapat perhatian serius kala bertemu di Stadion Moch Soebroto, Minggu (8/12) sore WIB, pada pertandingan pekan ke-31 Liga 1 2019.
Pelatih Bambang Nurdiansyah mengatakan, PSIS sudah mempunyai modal mengatasi permainan Arema, mengingat ia telah menangani tim ketika bermain imbang 1-1 di putaran pertama. Bambang mengaku tidak menutup kemungkinan menerapkan strategi yang tidak jauh berbeda di laga nanti.
“Konate pemain yang berbahaya, tapi kami sudah siapkan bagaimana mengawasi atau mengawal Konate seperti yang kami lakukan di Arema, kami bisa tahan 1-1. Kami akan membuat Konate tidak berkembang dengan baik,” ujar Banur, sapaan Bambang.
“Arema bukan tim sembarangan, mereka tim kuat. Jadi siapapun yang main harus kami waspadai, dan yang pasti anak-anak mesti kerja keras. Tentunya kami sudah siapkan strategi untuk lawan Arema.”
Hanya saja, PSIS dipastikan tidak diperkuat Claudir Marini yang dibekap cedera. Marini menjadi penyelamat PSIS di pertemuan pertama, karena golnya di menit ke-77 memaksa laga berakhir imbang. Namun Banur menegaskan, kemenangan menjadi target utama agar mereka mendapatkan posisi nyaman di klasemen.
“Pertandingan ini sangat, sangat penting. Kebetulan kami main di kandang, jadi kami maksimalkan untuk mencapai tiga poin. Secara kekuatan, semuanya bisa main, kecuali Marini, karena cedera,” imbuh Banur.
Di lain kubu, pelatih Arema Milomir Seslija menegaskan, Singo Edan tetap serius menjalani pertandingan, meski mereka sudah berada di posisi aman. Kemenangan menjadi target utama untuk membayar kekecewaan di empat laga sebelumnya yang hanya mendapat masing-masing dua imbang dan kekalahan.
JADWAL TV SIARAN LANGSUNG SEPAKBOLA
“Tentu saja kami ingin meraih kemenangan di pertandingan ini. Dalam sepakbola tidak ada istilah hanya bermain aman. Kalau cuma sekadar bermain aman, kami berada dalam masalah besar,” tegas Milo.
Milo menambahkan, Arema mewaspadai serangan balik PSIS, berkaca dari pertemuan di putaran pertama. Menurutnya, PSIS memiliki materi pemain yang mampu menopang skema permainan tersebut.
“Mereka punya pemain dengan kecepatan bagus. Kami harus cerdik dan berani mengambil risiko. Kami mesti bermain sabar, dan pintar dalam memanfaatkan peluang. Kami akan lebih meningkatkan jumlah passing dan tembakan ke gawang lawan,” imbuh Milo.
Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:
PSIS: Jandia Eka Putra; Fredyan Wahyu, Wallace Costa, Safrudin Tahar, Frendi Saputra, Jonathan Zorilla, Finky Pasamba, Septian David Maulana, Bayu Nugroho, Hari Nur Yulianto, Bruno Silva.
Arema: Kurniawan Kartika Ajie; Alfin Tuasalamony, Agil Munawar, Hanif Sjahbandi, Johan Farizi, Hendro Siswanto, Takafumi Akahoshi, Makan Konate, Dendi Santoso, Riky Kayame, Sylvano Comvalius.
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!



