Perjalanan PSIS Semarang dalam Liga 1 2021/22, bakal diawali melawan Persela Lamongan. Pertandingan tersebut dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (4/9).
Carateker PSIS Imran Nahumarury, menyatakan laga kontra Persela akan berjalan sulit. Meski, anak asuhnya sudah melakukan persiapan matang untuk menghadapi duel tersebut.
“Yang pasti laga perdana tak akan mudah siapa pun lawannya, termasuk lawan Persela besok. Semua ajang sepakbola saya kira sama, pertandingan pertama pasti menjadi tantangan tersendiri,” kata Imran, dikutip laman resmi klub.
Terkait, kekuatan lawan Imran memilih tidak berkomentar. Ia merasa lebih penting untuk mempersiapkan pemain PSIS sehingga bisa bermain maksimal di partai kontra Persela.
Tak lupa, Imran meminta suporter PSIS untuk tidak nekat datang ke stadion. Hal tersebut karena seluruh pertandingan Liga 1 2021/22, dilangsungkan tanpa penonton.
PSIS Semarang“Fokus ke tim kita saja. Kita selalu optimis dan akan kerja keras untuk memberikan hasil positif kepada rekan-rekan suporter yang di masa pandemi ini tidak bisa datang ke stadion,” ucapnya.
Selain itu, Imran menyakini segala rintangan di Liga 1 2021/22 dapat dilalui Wallace Costa dan kawan-kawan. Asalkan, para pemain PSIS bermain kompak dalam setiap laga yang dimainkan.
“Saya juga bilang ke pemain, kalau kita kompak kita bisa. Mereka harus tunjukkan itu di lapangan nanti,” ujar pria berusia 42 tahun tersebut.
Imran untuk sementara ditunjuk sebagai juru formasi PSIS. Keputusan ini lantaran Dragan Djukanovic yang memegang posisi tersebut memutuskan mengundurkan diri beberapa bulan lalu.
Tak membutuhkan waktu lama untuk Djukanovic, menemukan pelabuhan selepas mundur dari PSIS. Ia saat ini memegang klub Yunani AE Karaiskakis .
