Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Yoyok Sukawi, Ibrahin Conteh, Budi Kurnia & Widyantoro - PSIS SemarangAurelius Balakosa

PSIS Semarang Minta Suporter Tertib Di Laga Terakhir

Manajemen PSIS Semarang meminta suporter bersikap tertib dalam memberikan dukungan kepada tim pada laga pamungkas Liga 1 2019 melawan Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto, Sabtu (21/12) malam WIB.

CEO PSIS, AS Sukawijaya memaklumi kemungkinan adanya euforia pada pertandingan terakhir ini. Apalagi Mahesa Jenar memastikan tetap tampil di Liga 1 musim depan, dan kemungkinan besar kembali bermain di Semarang.

Namun pria yang akrab disapa Yoyok ini mengingatkan suporter tidak melanggara regulasi yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang dapat mendatangkan kerugian bagi klub, baik berupa sanksi maupun denda.

“Kemarin rapat koordinasi dengan Polres, untuk semua suporter dilarang membawa petasan, kembang api, flare, smokebomb, dan sejenisnya. Kita juga jaga klub supaya tidak terkena denda,” kata Yoyok dilansir laman resmi klub.

“Bila nanti suporter tetap menyalakan flare dan sejenisnya, dan mendapat hukuman denda, sesuai kesepakatan awal, denda harus dipikul bersama oleh suporter, baik Panser Biru maupun Snex, sesuai dengan kesepakatan yang telah berjalan.”

“Semoga pertandingan berjalan lancar. Setelah pertandingan berakhir, PSIS pulang ke Semarang. Terima kasih kepada Kapolres Magelang sudah menerima kami dengan baik. Hormati beliau, jangan sampai buat onar.”

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google