LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI SEMARANG
Manajemen PSIS Semarang mengambil keputusan penting untuk putaran kedua Liga 1 2019. Hasil dari evaluasi tim pelatih dan manajemen, ada beberapa pemain yang akan dilepas dengan status pinjaman.
Setelah Aldaier Makatindu berlabuh ke PSIM Yogyakarta sebagai pemain pinjaman, kini giliran ekspatriat asal Jepang, Shohei Matsunaga yang dilepas manajemen pada putaran kedua.
CEO PSIS, A.S. Sukawijaya menjelaskan, per tanggal 1 September 2019, Shohei Matsunaga tidak didaftarkan lagi ke dalam skuad Laskar Mahesa Jenar. "Selanjutnya kami tawarkan sebagai status pinjaman atau transfer apabila ada klub yang berminat," jelas Yoyok Sukawi, sapaan karib Sukawijaya, Minggu (1/9).
PSIS tampaknya melakukan perombakan di putaran kedua mengingat hasil yang kurang memuaskan pada putaran pertama. Shohei didatangkan PSIS untuk menambah daya dobrak lini serang.
Namun penampilan Shohei tidak sesuai ekspektasi yang diinginkan manajemen. Eks pemain PSMS Medan dan Persib Bandung ini kalah bersaing dibanding pemain lokal seperti Hari Nur Yulianto, Bayu Nugroho, Septian David Maulana, bahkan juga Komarudin.
"Kenapa dia tidak kami daftarkan atau dilepas di putaran kedua? Alasannya secara teknis Shohei tidak masuk skema PSIS ke depan yang disusun tim pelatih," terang Yoyok.
Di laga terakhir lawan Arema yang berakhir imbang 1-1, Shohei tidak masuk dalam starting eleven. Pelatih Bambang Nurdiansyah lebih memilih Komarudin untuk rotasi lini depan. Di PSIS, Shohei bermain 580 menit, dari lima kali starter dan tujuh kali menjadi pemain pengganti, serta menorehkan satu gol saat Laskar Mahesa Jenar menang lawan Persela Lamongan pada 6 Juli 2019.
Untuk mengisi kekosongan slot satu pemain Asia, Yoyok Sukawi tengah berburu untuk putaran kedua. "Siapa penggantinya, kami sudah berkomunikasi dengan pemain pengganti Shohei. Tunggu tanggal kedatangannya, nanti kami rilis secara resmi," tegas Yoyok.
Di sisi lain, anggota Exco PSSI tersebut cukup puas dengan penampilan perdana Claudir Marini Junior yang menyelamatkan PSIS dari kekalahan saat lawan Singo Edan.
"Saya masih sangat optimistis, Marini akan kembali bersama kami dan memberikan dampak positif. Dia memiliki kualitas untuk bersama PSIS. Marini is back! Selain Marini, saya juga memberi nilai plus untuk Heru Eto’o (Heru Setyawan-red) yang bisa mematikan pergerakan Makan Konate," pungkas Yoyok.(gk-18)
