PSIS Semarang mendukung penuh Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga berkarier di luar negeri. Diyakini kemampuan kedua pemain tersebut lebih mantap dengan meninggalkan Indonesia.
Nama Arhan dan Dewangga, mencuat seiring penampilan gemilang yang ditunjukkan di Piala AFF 2020. Mereka berkontribusi besar dalam mengantarkan timnas Indonesia meraih runner-up ajang tersebut.
Alhasil, sejumlah klub Korea Selatan tertarik menggunakan jasa kedua pemain tersebut. Kabarnya, Arhan dilirik Daejeon Hanacitizen, sedangkan Dewangga dengan Jeonnam Dragons.
"Saya sudah katakan kalau serius pasti klub akan mengirimkan surat ke manajemen. Tapi sampai sekarang tidak ada, dan itu hanya sebatas kabar saja," kata CEO PSIS Yoyok Sukawi.
Meski begitu, Yoyok menyatakan pihaknya tidak sembarangan melepas Arhan dan Dewangga ke klub luar negeri. Ia ogah kedua pemainnya tersebut cuma sebatas berlaga di kompetisi Asia Tenggara.
"Kalau klub dari Korea Selatan atau klub Eropa kami setuju dan bila perlu kami akan mengantarkan ke klub tersebut. Tapi kalau hanya dari klub klub Liga Thailand, Malaysia, atau Liga 1 tidak usah saja," ucapnya.
Di sisi lain Yoyok menyebut Arhan yang paling berniat meninggalkan PSIS untuk membela klub luar negeri. Sementara Dewangga masih mau berseragam Mahesa Jenar.
"Saya sudah berbicara dengan anaknya sendiri [Dewangga], malah bilang, bos saya tetap di PSIS saja," ujar pria yang juga anggota komite eksekutif (Exco) PSSI tersebut.
Saat ini PSIS menduduki peringkat tujuh klasemen Liga 1 2021/22. Pasukan Dragan Djukanovic tersebut mengumpulkan 27 poin dari 18 pertandingan yang dimainkan.
