Penampilan yoyo PSIS Semarang dalam beberapa pertandingan terakhir putaran pertama Liga 1 2021/22 membuat manajemen kembali mendatangkan Dragan Djukanovic untuk membesut Mahesa Jenar.
Dalam lima bulan terakhir, PSIS telah bongkar pasang di kursi pelatih. Djukanovic meninggalkan PSIS pada awal Agustus 2021 akibat tidak ada kejelasan kompetisi terkait pandemi COVID-19.
PSIS selanjutnya ditangani Imran Nahumarury sepanjang Seri pertama, dan membuahkan hasil bagus. Namun di Seri 2, PSIS mendatangkan Ian Andrew Gillan, dan melepas Imran. Hanya saja, performa PSIS yang menurun membuat Imran kembali ke kursi pelatih pada pertengahan November, sedangkan Gillan 'dinaikkan' menjadi direktur teknik.
Namun performa PSIS yang tidak stabil di lima laga terakhir, yakni mendulang masing-masing dua kemenangan dan kekalahan, serta satu imbang membuat manajemen kembali melepas Imran. PSIS pun akhirnya memanggil Djukanovic untuk menangani tim demi mewujudkan ambisi menembus lima besar.
Komisaris PT Mahesa Jenar Semarang, Junianto, mengutarakan, selain mendatangkan Djukanovic, PSIS juga menghadirkan Zarko Curcic sebagai pelatih fisik. Menurut Junianto, kehadirann Djukanovic dan Curcic diharapkan bisa memperbaiki performa tim.
“Coach Dragan dan Zarko kami datangkan supaya PSIS lebih hebat di putaran kedua. Ini harapan kamoi semua. Apalagi Dragan sama Zarko juga sudah berpengalaman di PSIS, sehingga adaptasinya tidak sulit,” tutur Junianto dilansir laman resmi klub.
“Ini juga merupakan hasil evaluasi manajemen setelah putaran pertama lalu, [dan] apa saja yang harus diperbaiki. Salah satunya mendatangkan coach Dragan dan Zarko.”
“Semoga hadirnya coach Dragan sama Zarko mampu membawa PSIS ke top perform lagi seperti awal musim lalu. Ini juga keinginan adik-adik suporter, baik Panser Biru dan Snex yang meminta Dragan kembali didatangkan.”
Sementara CEO PSIS, AS Sukawijaya, Djukonovic belum bisa menangani tim dalam waktu dekat, karena harus menjalani sejumlah prosedur kedatangan ke Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Djukanovic kemungkinan baru bisa memimpin tim menjelang putaran kedua digulirkan pada 5 Januari 2022.
“Rencananya Dragan dan Zarko akan terbang pada tanggal 28 [Desember], dan setelah itu dikarantina sesuai aturan yang berlaku di Indonesia. Semoga semuanya lancar,” kata pria yang akrab disapa Yoyok ini.
