Kendati dalam kondisi terpuruk, PSIS Semarang tidak menganggap Barito Putera mudah ditaklukkan ketika kedua tim saling bentrok di Stadion Moch Soebroto, Minggu (30/6) sore WIB, pada laga pekan keenam Liga 1 2019.
Barito Putera datang ke Magelang dengan kondisi tidak bagus. Mereka baru saja ditinggal pelatih Jacksen F Tiago yang mengundurkan diri, menyusul hasil buruk di empat pertandingan, sehingga berada di dasar klasemen.
General manager Wahyoe Winarto mengutarakan, Barito Putera tentunya akan berusaha bangkit, dan bakal memberikan perlawanan sengit kepada PSIS. Pria yang akrab di sapa Liluk ini meminta skuad Jafri Sastra tetap waspada.
“Manajemen mengapresiasi kerja keras pemain dan pelatih ketika mengalahkan [Perseru] Badak Lampung. Tapi kami tidak mau terlena dengan kondisi Barito saat ini,” ujar Liluk.
“Barito tentunya tidak ingin makin terpuruk setelah pelatihnya mengundurkan diri. Ini pertandingan yang wajib kami menangi, karena sangat penting untuk posisi kami di klasemen. Kemenangan di kandang juga bagus untuk menambah kepercayaan diri.”
Hanya saja, PSIS terancam kehilangan sejumlah pilar. Septian David Maulana yang baru keluar dari rumah sakit tiga hari lalu kondisinya makin membaik, namun tu masih membutuhkan waktu untuk pemulihan. Sedangkan Rio Saputro dan Safrudin Tahar mendapatkan cedera ringan ketika mengalahkan Badak Lampung FC.
“Kalau direkomendasikan, tentu dia akan main, tapi kami tidak ingin memaksakan, dia butuh beberapa hari untuk pemulihan. Kami akan lihat kondisi terakhir. Sedangkan untuk Rio, kami punya Fauzan [Fajri] dan Ganjar [Mukti]. Tahar bisa diganti Soni [Setiawan],” jelas Liluk.
