PSIS Semarang, mendapat kabar gembira jelang lawan Arema FC. Bek Alfeandra Dewangga, sudah tidak mengalami rasa sakit sehingga bisa dimainkan, ketika kedua klub bentrok, Sabtu (25/9).
Dewangga, tak dapat tampil penuh saat PSIS berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh, akhir pekan lalu. Ia terpaksa digantikan Wallace Costa pada menit ke-74, akibat ada masalah di bagian kaki kirinya.
Pertandingan tersebut berakhir untuk kemenangan PSIS dengan skor 3-1. Hari Nur Yulianto, mencetak brace, dan satu gol lainnya diciptakan Jonathan Cantillana, lewat titik putih.
“Dewangga sempat mengalami kram otot gastrocnemius kiri. Awalnya setelah dilakukan terapi di lapangan dia merasa sudah tidak kram dan bisa melanjutkan pertandingan," kata dokter PSIS Alfan Nur Asyhar, dikutip laman resmi klub.
"Beberapa saat kemudian kram muncul lagi dan dia merasa tidak bisa lanjut lagi. Akhirnya saya putuskan ditarik keluar,” Alfan menambahkan.
PSIS SemarangAlfan menyampaikan Dewangga, telah mengikuti latihan dengan rekan setimnya. Ia pun memastikan pemain berusia 20 tahun tersebut tidak ada keluhan apa pun.
“Terapi obat dan pelemasan otot tim medis lakukan setelahnya. Keesokan harinya rasa nyeri kram sudah hilang dan bisa menjalani recovery training," ucapnya.
Skuad PSIS sudah melakukan persiapan untuk menghadapi Arema FC. Para pemain Mahesa Jenar melaksanakan latihan di Lapangan BJS, Sukadanau, Bekasi pada Selasa (21/9) pagi.
“Hari ini kami latihan conditioning, pemain yang enggak main dikasih small side game. Pemain yang main starting XI penguatan. Selain itu, di akhir latihan ada ice bath supaya otot relaksasi,” ujar karteker PSIS Imran Nahumarury.
“Besok mulai evaluasi laga kemarin sekaligus persiapan untuk taktikal lawan Arema FC. Nanti ada analisis video juga,” Imran melanjutkan.


