PSIS Semarang memperpanjang kemarau kemenangan Arema FC setelah memetik kemenangan 2-0 di Stadion Jatidiri, Rabu (9/8) sore WIB, dalam matchday ketujuh Liga 1 2023/24.
Kegagalan mendulang tiga poin untuk dalam tujuh pertandingan beruntun membuat Arema makin terbenam di dasar klasemen sementara dengan dua poin. Sedangkan PSIS naik ke peringkat empat selepas mengumpulkan nilai 11.
Arema yang bermain di kandang lawan mampu memberikan perlawanan di babak pertama, dan mendapatkan sejumlah peluang, namun tidak membuahkan hasil. Situasi serupa juga didapat PSIS, sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Permainan mengalami perubahan di babak kedua. PSIS yang mendapat dukungan penuh dari suporternya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-67 ketika kiper Julian Schwarzer tidak berhasil mengantisipasi sepak pojok Septian David Maulana.
Septian David pun menciptakan brace untuk membawa PSIS unggul 2-0 di menit ke-74. Umpan Gali Freitas diselesaikan Septian David melalui sontekan untuk memperdayai Schwarzer. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.
Barito PuteraSementara pada saat bersamaan, Barito Putera sukses meraih angka penuh setelah mencatat kemenangan 2-1 atas Dewa United di Stadion Demang Lehman. Kemenangan itu menempatkan Barito Putera di peringkat dua klasemen sementara dengan 13 poin.
Sedangkan Dewa United yang mulai mengalami penurunan, karena gagal meraih kemenangan di tiga laga beruntun, sekarang menduduki peringkat kelima dengan 11 poin.
Barito Putera membuka keunggulan ketika laga berjalan setengah jam. Tendangan keras Mike Ott berhasil ditepis kiper Sonny Steven. Namun bola jatuh ke kaki Gustavo Tocantins, sehingga dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang.
Dewa United selanjutnya membalas gol tersebut melalui tendangan keras kaki kiri Egy Maulana Vikri dari luar kotak penalti pada menit ke-40, sehingga menutup babak pertama dengan skor 1-1.
Barito Putera kembali mengungguli tamunya sekaligus memastikan kemenangan menjadi 2-1 menjelang laga berakhir. Umpan Rizky Pora diselesaikan diselesaikan Eksel Runtukahu dengan sundulan yang tak bisa dicegah Steven masuk ke dalam gawangnya.
