Manajemen PSIS Semarang meminta pemain menjadikan pertandingan kandang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (2/11), sebagai laga final untuk memperbaiki catatan buruk mereka.
PSIS menuai hasil mengecewakan dalam enam laga kandang terakhir mereka, karena hanya mendapatkan dua imbang dan empat kekalahan. Pada laga terakhirnya di Moch Soebroto, PSIS diimbangi Borneo FC. Torehan itu berbanding terbalik kala mereka melakoni partai tandang, yakni masing-masing dua kali menang, imbang, dan kalah.
Harapan tren buruk berubah di laga kandang pada akhir pekan ini membumbung tinggi. Pasalnya, Mahesa Jenar menjalani partai kandang rasa tandang. CEO klub Yoyok Sukawi meminta pemain mengerahkan seluruh kemampuan.
“Untuk pertandingan home kemarin lawan Borneo FC, kami sebetulnya sudah main bagus dan spartan. Saya lihat anak-anak sudah mengeluarkan semua kemampuannya, tapi tetap gagal menang. Ke depan kami ingin tingkatkan usaha untuk menang di kandang,” kata Yoyok diwartakan Tribun Jateng.
“Kami tidak mau berandai-andai. Kami usaha yang terbaik saja, main semangat, tanpa mengenal lelah. Besok lawan Sleman itu seperti sebuah pertandingan final. Pemain harus kerahkan semua kemampuannya.”
SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!
