LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI MAGELANG
Manajemen menginginkan PSIS Semarang segera keluar dari situasi tidak nyaman agar tidak makin terjun bebas di klasemen sementara Liga 1 2019 setelah menelan tiga kekalahan di kandang secara beruntun.
General manager Wahyu Winarto mengatakan, situasi sulit ini lebih baik dibandingkan musim lalu yang terpuruk di zona degradasi, namun Mahesa Jenar bisa melewatinya dan finis di peringkat kesepuluh.
“Kami tak ingin berada di posisi tidak nyaman seperti tahun lalu. Secepatnya tim ini bangkit dan mencari solusi terbaik. Bukan kali ini saja PSIS berada dalam situasi sulit seperti ini,” ujar Liluk, sapaan Wahyu.
Demi mendapatkan solusi itu, lanjut Liluk, manajemen akan segera mengumpulkan pemain dan staf pelatih. Liluk pun enggan berspekulasi mengenai kemungkinan perombakan di jajaran pelatih.
“Semua harus bertemu dulu, dan manajemen ingin mendengarkan penjelasan dari tim pelatih. Kami akan terbuka di rapat evaluasi. Semua dijelaskan secara terbuka, bentuk pertanggungjawaban dari masing-masing pihak,” jelas Liluk.
“Setelah itu, baru akan diputuskan seperti apa. Untuk pemain, kalau perlu kami bicara satu per satu, intinya biar gamblang semua, kenapa hasilnya seperti ini. Saat ini ada waktu libur sehari. Saya minta pemain agar memanfaatkan dengan baik, supaya saat kembali ke Magelang sudah fresh dan kembali fokus pertandingan.” (gk-18)
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!
