Mauricio Pochettino PSG Manchester CityGetty Images

PSG Kalah Dari Manchester City, Ander Herrera: Wasit Keluarkan Kata-Kata Kotor Pada Leandro Paredes & Marco Verratti

Bintang Paris Saint-Germain Leandro Paredes mendapat caci maki dari wasit Bjorn Kuipers ketika timnya kalah dari Manchester City di Liga Champions, demikian menurut rekannya, Ander Herrera.

Dua gol dari Riyad Mahrez membawa The Citizens mencapai final pertama mereka dengan menyingkirkan PSG, yang kalah agregat 4-1 setelah gagal mencetak gol di leg kedua semi-final di Etihad Stadium, Rabu (5/5) dini hari WIB.

Ambisi PSG, yang memburu gelar Liga Champions yang pertama, gagal. Setelah kalah dari Bayern Munich di final musim 2019/20, raksasa Ligue 1 Prancis itu ingin memenuhi ambisi meraih trofi pada musim ini, namun mereka gagal melewati hadangan City.

Di menit-menit akhir pertandingan, tensi permainan meningkat, terutama setelah Mahrez menggandakan keunggulan untuk City. Angel Di Maria mendapat kartu merah dan para pemain dari kedua belah pihak sempat berseteru sebelum Kuipers meniup peluit panjang.

"Wasit bilang 'f*ck off' kepada Leandro Paredes. Jika kami yang mengatakan itu, kami absen untuk empat pertandingan," demikian keluh Herrera kepada RMC Sports usai pertandingan.

Keluhan mantan gelandang Manchester United itu diperkuat oleh Marco Verratti yang menuduh Kuipers melakukan tindakan yang tidak sepatutnya.

"Ia juga bilang kepada saya 'f*ck you' beberapa kali," ujar pemain asal Italia itu kepada RMC Sport.

"Jika saya bilang 'f*ck you', saya absen untuk sepuluh pertandingan. Tentu saja, saya sering berbicara dengan wasit, tapi saya tidak pernah bilang 'f*ck you'."

Verratti mengaku kecewa dengan kekalahan ini.

"Tentunya ada kekecewaan, karena kami yakin. Sampai kartu merah, kami masih ada di permainan. Kami menciptakan banyak peluang. Kami bermain lebih bagus dari mereka. Kami kebobolan gol dalam percobaan pertama mereka," ujar Verratti lagi.

"Kami berjuang hingga akhir, dan kami mencoba segalanya. Seperti itulah sepakbola. Kami telah berada di empat terakhir dalam dua tahun, dan itu bagus. Maaf, tapi kami akan mencoba lagi sampai kami mati."

Iklan
0