Para penggemar sepak bola disuguhi pertunjukan yang memukau pada Selasa malam dalam pertandingan semifinal Liga Champions. Paris Saint-Germain dan Bayern München menyuguhkan pertarungan layaknya final yang dipenuhi momen-momen menegangkan. Setelah 90 menit, tim asuhan Luis Enrique lah yang paling bersorak gembira, karena dengan skor 5-4, mereka menciptakan posisi awal yang sangat menguntungkan untuk leg kedua pekan depan.
Sejak peluit kick-off, pertandingan di Parc des Princes berlangsung sangat dinamis. Tendangan pertama ke gawang pun langsung berbuah gol: tendangan penalti yang mudah dieksekusi berhasil dimanfaatkan oleh Harry Kane. Tak lama setelah itu, Michael Olise mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan, namun Marquinhos berhasil menghalau bola sebelum melewati garis gawang.
PSG semakin meningkatkan tempo permainan yang sudah sangat tinggi, dan Ousmane Dembélé gagal memanfaatkan peluang emas. Berhadapan satu lawan satu dengan Manuel Neuer, pemenang Ballon d’Or itu melepaskan tembakan yang melebar beberapa meter. Namun, tim Prancis itu akhirnya bisa bersorak satu menit kemudian: Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol penyama kedudukan 1-1 setelah aksi gemilang.
Setelah Olise membentur tiang gawang lewat dribel hebat dan Desiré Doue melepaskan tembakan yang melebar tipis, giliran gol berikutnya yang tercipta. Dari tendangan sudut, João Neves menyundul bola untuk mencetak gol 2-1. Kegembiraan besar menyelimuti para pemain Paris, yang berhasil membalikkan ketertinggalan dengan sangat cepat.
Bayern segera menyamakan kedudukan melalui Olise yang tampil gemilang. Pemain Prancis itu mempercepat laju dan mampu melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti: 2-2. Siapa pun yang mengira babak pertama akan berakhir di situ, ternyata salah. Setelah Alphonso Davies menyentuh bola dengan lengannya, PSG pun mendapat penalti. Dembélé mengambil tanggung jawabnya dan memastikan skor 3-2 saat turun minum.
Setelah jeda, intensitas pertandingan tetap sangat tinggi dan gol-gol tercipta dengan cepat. Dalam waktu sekitar tiga menit, skor berubah menjadi 5-2 untuk PSG. Pertama, Kvaratskhelia membuat Neuer tak berdaya dengan tendangan kerasnya, kemudian Dembélé mencetak gol melalui tendangan cerdik yang membentur bagian dalam tiang gawang.
Bayern sempat terkejut, namun segera kembali menyerang. Tendangan bebas mendarat di kepala Dayot Upamecano, yang dengan sundulannya mengubah skor menjadi 5-3. Tim asuhan Vincent Kompany, bagaimanapun, menginginkan lebih dan mendapatkannya: setelah menerima bola dengan luar biasa, Luis Díaz tetap tenang dan mencetak gol menjadi 5-4.
Di fase akhir, hujan peluang sedikit mereda, meski pertandingan tetap sangat menarik untuk ditonton. PSG hampir saja menambah gol penutup, dengan Senny Mayulu yang melepaskan tendangan keras yang membentur tiang gawang. Pertandingan berakhir dengan skor 5-4, sehingga laga leg kedua pada Rabu depan pun menjadi pertandingan yang sangat dinantikan.
