Paris Saint-Germain sukses menjuarai Coupe de France musim 2019/20 berkat kemenangan tipis 1-0 atas Saint-Etienne dalam partai final di Stade de France, Sabtu (25/7) dini hari WIB.
Gol tunggal kemenangan PSG dicetak oleh bintang mereka asal Brasil, Neymar saat laga baru berjalan 14 menit.
Ini merupakan gelar kedua yang diraih Les Parisiens musim ini, setelah mereka dinobatkan sebagai kampiun Ligue 1 pada April lalu, saat kompetisi dihentikan secara dini karena pandemi COVID-19.
Hanya saja, kesuksesan PSG tersebut harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami striker andalan mereka, Kylian Mbappe.
Mbappe terkena tekel horor Loic Perin pada menit ke-31, dengan sang bek Saint-Etienne menerima kartu merah. Insiden tersebut membuat sang pemenang Piala Dunia 2018 bersama Prancis tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Getty
GettyBahkan saat momen selebrasi juara, pemain berusia 21 tahun itu kesulitan untuk berjalan dan harus berjalan menggunakan alat bantu kruk. Dilaporkan bahwa Mbappe mengalami cedera pergelangan kaki parah.
"Ya, kami menang. Dalam final, itu yang terpenting. Laga yang rumit karena beberapa alasan," kata Tuchel kepada Eurosport.
"Ada banyak hal untuk diperbaiki dan dianalisis. Ini bagus. Tapi juga merupakan kemenangan yang mahal."
"Dalam tiga laga terakhir menghadapi Saint-Etienne, mereka selalu mendapat kartu merah dalam 30 menit pertama. Dan saya tidak memberi tahu Anda apa yang dikatakan di ruang ganti sebelumnya. Selain itu, kami juga mendapat tiga kartu kuning."
Soal cedera Mbappe, Tuchel menambahkan: "Saya tidak tahu pastinya. Semua orang khawatir setelah melihat cederanya. Tentu saja saya khawatir."
Cederanya Mbappe menjadi kabar buruk bagi pasukan Thomas Tuchel yang akan menatap ujian selanjutnya, yakni menghadapi Olympique Lyon di final Coupe de la Ligue pekan depan.
Selain itu, ia juga diragukan tampil dalam lanjutan Liga Champions musim ini, dengan PSG akan bertemu Atalanta dalam babak perempat-final yang digelar di Lisbon, Portugal, pada Agustus mendatang.




