Presiden Brasil Jair Bolsonaro memanfaatkan pertemuan Mercosur untuk melancarkan perang urat saraf kepada Argentina menjelang pertandingan final Copa America 2021 di Stadion Maracana, Minggu (11/7) pagi WIB.
Pertemuan Mercosur yang membahas blok perdagangan di Amerika Selatan itu dilakukan secara virtual, dan diikuti sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Argentina Alberto Fernandez.
Di sela-sela pertemuan ini, Bolsonaro yang mendapatkan kesempatan bicara tiba-tiba menyinggung final Copa America. Bolsonaro meyakini Brasil tampil sebagai juara dengan kemenangan 5-0 atas Argentina.
“Secara khusus saya ingin menyampaikan ke presiden Argentina, satu-satunya rivalitas yang terjadi di antara kami adalah Sabtu (Minggu WIB) nanti di Maracana. Saya akan bilang hasilnya 5-0,” ujar Bolsonaro sambil mengacungkan lima jari dikutip laman La Nacion.
“Tapi setelah ini (final Copa America), saya akan selalu berharap yang terbaik untuk Argentina.”
Di lain sisi, Fernandez enggan menanggapi provokasi Bolsonaro tersebut. Selama ini, Brasil dan Argentina selalu bersaing dalam hal perdagangan di Amerika Selatan, termasuk masalah hak asasi manusia.
“Jika ada persaingan antara Argentina dan Brasil, itu hanya terjadi di lapangan sepakbola,” balas Fernandez sambil tersenyum.
Sementara itu, Neymar mengecam publik Brasil yang memberikan dukungan kepada Argentina untuk menjuarai Copa America. Hal itu tak lepas dari situasi Lionel Messi yang paceklik gelar bersama tim nasional di turnamen besar resmi.
Salah satu dukungan diberikan jurnalis stasiun televisi Brasil, Fabiola Andrade. Penyiar SporTV itu mengatakan, ia menginginkan Messi mengakhiri paceklik gelar yang dialami selama memperkuat Argentina.
“Saya orang yang selalu penuh kebanggaan dan cinta. Impian saya selalu berada di tim Brasil, dan mendengarkan fans bernyanyi.Saya tidak pernah memaksakan diri menentang Brasil, sekalipun saya bermain di cabang olahraga lain, kontes kecantikan, atau Oscar,” tulis Neymar melalui akun Instagram pribadinya.
“Jika di sana ada Brasil, saya akan tetap warga Brasil. Apakah ada orang Brasil yang berpikiran berbeda? Saya menaruh respek, tapi biarkan mereka (penentang Brasil) pergi ke neraka.”


