Cara berbeda dilakukan Persipura Jayapura dalam persiapan mengarungi Liga 1 2021/22. Mutiara Hitam, lebih memilih menggelar gim internal dibanding pertandingan uji coba.
Padahal, sejumlah kontestan Liga 1 sudah melangsungkan laga uji coba untuk melihat kesiapan para pemain. Akan tetapi, Persipura tak melakukannya karena khawatir ada hal yang tidak diinginkan.
"Kami sudah berpikir matang, diskusi dengan manajemen, untuk tidak menggelar uji coba, tapi gim internal. Kami lakukan tiga hari ini," kata pelatih Persipura Jacksen F Tiago, pada YouTube resmi klub.
"Di masa pandemi ini, kita tidak tahu kondisi tim lawan. Sehingga, kita tidak membuka pintu bagi tim lain agar meminimalkan kontaminasi, agar virus [corona] tidak masuk di lingkungan kita," Jacksen menambahkan.
Kendati demikian, Jacksen menilai anak asuhnya mengalami peningkatan yang mantap jelang bergulirnya Liga 1. Ia pun percaya diri skuad Persipura bisa tampil maksimal di kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut.
"Saya melihat ini cukup efektif. Ada perkembangan dari pemain, pemahaman mereka, sehingga membuat kita cukup optimis di kompetisi nanti," ucap sosok asal Brasil tersebut.
Persebaya OfficialPersipura jadi satu di antara klub yang melakukan persiapan matang untuk menghadapi Liga 1. Sejak beberapa pekan lalu kesebelasan asal Papua tersebut menggelar pemusatan latihan (TC) di Batu, Malang.
Saat ini Persipura sedang mencari tambahan satu pemain asing. Sejauh ini, klub yang identikan dengan warna merah dan hitam tersebut baru memiliki tiga legiun impor yakni Henrique Motta, Takuya Matsunaga serta Yevhen Bokhashvili.
Dijadwalkan Liga 1 musim ini dimulai pada 27 Agustus mendatang. Seluruh pertandingan dilangsungkan dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa kehadiran penonton.
Format Liga 1 musim ini berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. PT Liga Indonesia Baru (LIB) terpaksa melakukan perubahan karena dampak pandemi virus corona yang melanda Tanah Air, sejak tahun lalu.
Seluruh pertandingan Liga 1 digelar di Pulau Jawa dengan menggunakan sistem bubble to bubble, dalam enam seri yang diputar di tiga klaster. Wilayahnya, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
