OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Wasit masih menjadi sorotan utama di sejumlah pertandingan Liga 1. Keputusan yang dirasa kurang tepat menjadi pangkal dari masalah tersebut. Namun, memilih seorang wasit bertugas bukanlah perkara mudah.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi menyebut ada lima aspek untuk menunjuk wasit menjadi pemimpin suatu laga. Langkah tersebut diambil agar pengadil lapangan itu dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal.
Aspek pertama, wasit tidak boleh satu asosiasi provinsi (Asprov) dengan tim yang bertanding. Ini merupakan upaya untuk menghindari risiko kedakatan daerah terhadap suatu klub. Kemudian kedua, wasit tidak memimpin tim yang sama dalam kurun waktu empat pertandingan atau satu bulan.
SIMAK JUGA: Risha Adi Wijaya Gantikan Tugas Ratu Tisha Di PT LIB
Lalu yang ketiga adalah letak geografis, domisili, dan lokasi pertandingan juga turut menjadi pertimbang PT LIB dalam menentukan tugasnya wasit. Keempat merupakan subjektif dari operator terkait dengan status pertandingan mulai dari berisiko tinggi, normal atau tidak berisiko juga termasuk dalam tataran menentukan wasit.
Serta yang terakhir parameter teknis. PT LIB bakal meminta daftar nama wasit kepada PSSI sebelum menugaskannya. Tidak ada perbedaan kualitas karena menurut PSSI perangkat pertandingan di Liga 1 dan Liga 2 adalah yang terbaik sesuai dengan grade kompetisinya.
"Kita lihat sebelumnya dia [wasit] pernah memimpin di mana, kita juga lihat kemampuan dia karena itu berpengaruh dengan kinerja dia, dan kita lihat sejarah wasit terhadap klub yang bersangkutan. Itu menjadi pertimbangan yang kita lakukan," kata COO PT LIB Tigor Shalomboboy.
SIMAK JUGA: PT LIB Kembali Laporkan Perkembangan Liga 1 Ke PSSI
"Misalnya ada satu wasit pernah bermasalah saat memimpin pertandingan X melawan Y. Itu bisa saja kita jadikan pertimbangan untuk menentukan wasit itu boleh atau tidak memimpin pertandingan," ia menambahkan.
Bila semua tahapan sudah dilaksanakan, baru kemudian PT LIB memberikan tugas kepada wasit-wasit memimpin pertandingan. Sejauh ini kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Tanah Air telah menggelar 116 laga.

