Swedia merupakan salah satu negara yang konsisten mengikuti turnamen besar di level internasional. Di Piala Dunia, setidaknya 11 edisi bisa mereka ikuti, sementara di Piala Eropa tampil di lima kesempatan. Sedangkan di Olimpiade, Swedia sukses meraih tiga medali.
Namun secara kekuatan, Swedia bisa dikatakan sebagai tim lapis kedua dalam pengelompokan kekuatan. Tak ada pencapaian signifikan yang bisa diraih, baik di Piala Dunia atau pun kejuaraan terbesar se-Benua Biru, Piala Eropa. Pencapaian terbaik Swedia adalah saat menjadi runner-up di Piala Dunia 1958.
![]() | PROFIL SINGKAT SWEDIA |

Meski begitu, Swedia kerap membuat kejutan. Di turnamen-turnamen besar, tim yang identik dengan jersey warna kuning biru tersebut sering menaklukkan tim unggulan untuk merebut tiket ke babak berikutnya. Di Piala Dunia 2002 misalnya, dengan Swedia bisa menjadi juara grup dan menempatkan Inggris di peringkat kedua, sekaligus menyingkirkan Argentina.
Sekarang tinggal bagaimana Swedia menunjukkan efek kejutan mereka di Prancis, dengan Zlatan Ibrahimovic berada di kondisi terbaiknya setelah membawa Paris St Germain menjadi juara di negara tersebut.
| SUSUNAN TIM |

| Kiper | ||
| Andreas Isaksson (Kasimpasa), Robin Olsen (Copenhagen), Patrik Carlgren (AIK) | ||
| Bek | ||
| Ludwig Augustinsson (Copenhagen), Erik Johansson (Copenhagen), Pontus Jansson (Torino), Victor Lindelof (Benfica) Andreas Granqvist (Krasnodar), Mikael Lustig (Celtic), Martin Olsson (Norwich) | ||
| Gelandang | ||
| Jimmy Durmaz (Olympiakos), Albin Ekdal (Hamburg), Oscar Hiljemark (Palermo), Sebastian Larsson (Sunderland), Pontus Wernbloom (CSKA Moscow), Erkan Zengin (Trabzonspor), Oscar Lewicki (Malmo), Emil Forsberg (Leipzig), Kim Kallstrom (Grasshoppers) | ||
| Penyerang | ||
| Marcus Berg (Panathinaikos), John Guidetti (Celta Vigo), Zlatan Ibrahimovic (Paris Saint-Germain), Emir Kujovic (Norrkoping) |
Erik Hamren memegang kendali Swedia sejak 2009, menggantikan Lars Lagerback. Sejak itu, Swedia menunjukkan grafik performa yang stabil di level atas dan termasuk kompetitif menghadapi tim mana pun.
Namun Hamren memiliki kecenderungan menjadikan Ibrahimovic sebagai andalan dan pusat perhatian utamanya. Hamren menyusun timnya dengan menjadikan Ibrahimovic sebagai pusatnya. Jadi tak jarang apabila Ibrahimovic dimatikan pemain lawan, Swedia pun menjadi kehilangan patokan dalam bermain.
| JADWAL PERTANDINGAN |
| GRUP E Italia | Belgia | Republik Irlandia | SWEDIA |
| 14 Juni 2016 | 00.00 WIB | Republik Irlandia vs Swedia | Stade de France, Saint-Denis | ||
| 17 Juni 2016 | 21.00 WIB | Italia vs Swedia | Stadium Municipal, Toulouse | ||
| 23 Juni 2016 | 03.00 WIB | Swedia vs Belgia | Allianz Riviera, Nice | ||
| Simak Jadwal Euro 2016 lainnya di sini! |
| REKOR PENAMPILAN EURO |

| TAHUN | PENCAPAIAN |
| 1960 | Tidak ikut |
| 1964 | Tidak lolos |
| 1968 | Tidak lolos |
| 1972 | Tidak lolos |
| 1976 | Tidak lolos |
| 1980 | Tidak lolos |
| 1984 | Tidak lolos |
| 1988 | Tidak lolos |
| 1992 | Semi-Final |
| 1996 | Tidak lolos |
| 2000 | Fase grup |
| 2004 | Perempat-final |
| 2008 | Fase grup |
| 2012 | Fase grup |
| 2016 | ??? |
| STATISTIK | Main: 17 | Menang: 5 | Imbang: 5 | Kalah: 7 Gol: 24 | Kebobolan: 21 |
| TAHUKAH ANDA? |

- Dari puluhan negara di Eropa, Denmark dan Norwegia menjadi tim yang paling sering dihadapi Swedia. Total Swedia melakoni 106 laga melawan Denmark dan Norwegia dalam laga resmi mau pun uji coba dalam sejarah tim nasional mereka.
Swedia menjadi satu-satunya tuan rumah yang mengalami kekalahan di laga final Piala Dunia.
Swedia menjadi tim terakhir yang mengalahkan Spanyol pada Oktober 2006 di laga kualifikasi sebelum akhirnya Swedia menundukkan La Furia Roja pada Oktober 2014.


