Bentrok seru nan krusial segera tersaji di Amman International Stadium tatkala Al Jazeera menjamu Al Quwa Al Jawiya, pada babak semi-final Piala AFC 2018, Selasa (18/9) malam WIB.
Al Quwa Al Jawiya jelas jadi favorit untuk melaju ke final. Tim adidaya Irak tersebut merupakan juara bertahan Piala AFC dua edisi terakhir. Tidak heran bila sejak awal musim, merekalah favorit utama raih trofi ini.
Meski begitu langkah Al Quwa Al Jawiya melaju ke semi-final tidaklah semulus dalam dua edisi sebelumnya. Mereka lolos babak grup lewat status runner-up terbaik dan mendapat perlawanan hebat dari Al Ahed sebelum pastikan langkah ke semi-final.

Jagoan Jordania, Al Jazeera, jadi salah satu alasan mengapa Al Quwa Al Jawiya terseok. Dua kali bermain imbang di babak fase grup, keduanya bakal tentukan siapa yang terbaik setelah kembali bertemu di semi-final ini.
Apalagi kini Al Jazeera dilatih oleh Nizar Mahrous. Dia merupakan pelatih terakhir yang membawa tim asal Jordania, kala itu Shahab Al Ordon, jadi kampiun Piala AFC pada 2007. Pengalamannya di ajang Piala AFC bakal krusial dan sejauh ini sudah terbukti, dengan bawa Al Jazeera melenggang ke semi-final secara meyakinkan.
Motivasi Al Jazeera jelas semakin tinggi karena leg pertama dihelat di markas sendiri. Modal maksimal wajib diraih untuk penuhi ambisi akhiri dominasi Al Quwa Al Jawiya di Piala AFC.
Goal Indonesia



