Empat pekan dari sekarang, Liga Champions Asia 2018 bakal kembali dihelat setelah libur sejak gelaran Piala Dunia 2018 lalu. Turnamen kini tinggal sisakan delapan peserta, yang bakal saling bunuh di babak perempat-final.
Jika harus menunjuk satu tim yang layak mendapat perhatian khusus dalam fase ini, tak lain adalah wakil sekaligus kampiun Qatar, Al Duhail SC. Mereka tampil begitu dahsyat sepanjang Liga Champions Asia musim ini dilangsungkan.
Bagaimana tidak, Youssef El-Arabi cs, sukses jadi tim pertama dalam sejarah turnamen yang selalu menang sejak babak fase grup! Ya, dari delapan partai hingga babak 16 besar lalu, Al Duhail melahap semuanya dengan kemenangan.

Pada babak perempat-final nanti, Al Duhail bakal dihadang oleh jagoan Iran yang juga semi-finalis musim lalu, Persepolis. Menilik langkah Persepolis yang cukup terseok untuk sampai ke fase ini, Al Duhail pun diprediksi bakal melanjutkan ledakannya ke semi-final.
Esteghlal dan Al Sadd akan jadi calon lawan di semi-final nanti. Nama pertama jadi unggulan lolos, tapi dengan segala hormat, menilik komposisi pemain dan performa terkini, Al Duhail tampaknya takkan menerima rintangan berarti untuk sampai ke final.
Sementara di zona timur, kampiun Liga Champions Asia 2016, Jeonbuk Hyundai Motors, jadi lawan favorit di final. Tim asuhan Choi Kang-Hee ini amat meyakinkan sejak babak fase grup dan begitu perkasa di kompetisi domestik.
Wakil senegara, Suwon Bluewings, yang sempat Jeonbuk hajar di kompetisi domestik tampak takkan mengejutkan di pertarungan perempat-final. Jalan terjal sepertinya baru bakal benar-benar ditemui di semi-final.
Kashima Antlers dan Tanjin Quanjian, sama sekali bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Mereka secara luar biasa singkirkan dua tim konglomerat Tiongkok, Shanghai SIPG dan Guangzhou Evergrande, untuk sampai ke fase ini.
Bentrok di semi-final zona timur diprediksi akan hadirkan lebih banyak kejutan, ketimbang di zona barat di mana Al Duhail diyakini bakal melaju mudah untuk sampai ke final.

