Meski harus bermain di kandang lawan, Kalteng Putra tetap optimistis mendulang angka penuh saat menjamu PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (7/7) malam WIB, dalam laga pekan ketujuh Liga 1 2019.
Kalteng Putra terpaksa memakai Stadion Maguwoharjo yang merupakan kandang PSS akibat tidak mendapat izin dari Polda DI Yogyakarta. Meski demikian, pelatih Gomes De Oliviera tidak terpengaruh dengan situasi itu.
“Maguwoharjo untuk saat ini menjadi kandang kami. Pemain tetap enjoy menjalani latihan, dan saya ingin membawa itu di pertandingan. Saya hanya meminta pemain tetap menjaga konsentrasi. Itu menjadi modal kami untuk mengalahkan PSS,” ujar Gomes.
Keyakinan Gomes mendulang tiga angka makin bertambah, karena ia dapat menurunkan skuad terbaiknya. Empat pemain yang sebelumnya absen akibat menjalani sanksi akumulasi kartu bisa diturunkan di laga nanti, yakni I Gede Sukadana, Fajar Handika, Patrich Wanggai, dan Diogo Campos.
“Empat pemain yang sebelumnya terkena akumulasi kartu sudah sangat siap menghadapi PSS. Dengan kembalinya pemain yang terkena akumulasi kartu ini, saya yakin pertandingan bisa kami menangkan,” ucap Gomes.
Di lain sisi, pelatih PSS Seto Nurdiantoro tidak merasa diuntungkan bermain di laga tandang rasa kandang. Menurutnya, kekuatan Kalteng Putra lebih berbahaya ketika tidak bermain di kandangnya.
Seto merujuk dari hasil satu kali imbang dan dua kekalahan saat Kalteng Putra bermain di kandang. Namun tampil di hadapan suporter lawan, Kalteng Putra justru mendulang dua kemenangan dan satu imbang.
“Keuntungannya hanya kami bermain di Maguwoharjo, sehingga lebih mengenal lapangan. Selain itu, bermain di kandang tentunya mendapat dukungan suporter, dan itu menjadi motivasi kami,” kata Seto.
“Tapi Kalteng Putra justru lebih berbahaya main di tandang. Kalteng dua kali kalah waktu main di kandang, tapi mereka bagus mainnya di tandang, dan dua kali menang. Ini kan bahaya, dan harus diwaspadai.”
Apalagi PSS juga memikirkan pemulihan kondisi fisik pemain, mengingat mereka sebelumnya menjalani laga tandang ke Bekasi melawan Persija Jakarta. Hal itu berbeda dengan Kalteng Putra yang menjamu Borneo FC di Bantul.
“Kami tidak mempunyai waktu persiapan yang ideal, ini harus kami pikirkan. Kami harus mengembalikan kebugaran pemain di waktu persiapan yang singkat. Semoga penyelesaian akhir lebih bagus,” imbuh Seto.
Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:
Kalteng Putra: Dimas Galih; Wasyiat Hasbullah, OK John, Rafael Bonfim, Fajar Handika, Yoo Hyun Koo, I Gede Sukadana, Rizky Dwi Febrianto, Diogo Campos, Ferinando Pahabol, Patrich Wanggai.
PSS: Ega Rizky Permana; Bagus Nirwanto, Asyraq Ramadhan, Alfonso De La Cruz, Derry Rachman, Wahyu Sukarta, Sidik Saimima, Rangga Muslim, Haris Tuharea, Brian Ferreira, Yevhen Bokhashvili.



