Aleksander Ceferin UEFA PresidentGetty Images

Presiden UEFA: Euro 2020 Harus Dihadiri Suporter

Pesta sepakbola terbesar Eropa, Euro 2020 semakin hari semakin dekat dengan rencana dimulai pada 11 Juni 2021 mendatang.

Meskipun kompetisi di Eropa kebanyakan harus bergulir tanpa kehadiran suporter secara langsung di stadion, pada musim panas nanti mungkin situasinya bakal berbeda. 

Setidaknya itulah yang dipikirkan oleh presiden UEFA Aleksander Ceferin. Kepada Sky Sports, dia menegaskan enggan melihat Euro harus berlangsung tanpa kehadiran suporter di stadion. 

"Kami sedang menjajaki sejumlah skenario namun satu hal yang bisa dipastikan adalah tidak mungkin memainkan Euro 2020 di stadion yang kosong," ujarnya. 

"Setiap tuan rumah harus bisa memastikan kehadiran fans di tribun stadion. Skenario ideal adalah memainkan turnamen di 12 stadion yang telah ditentukan sebelumnya."

"Meski demikian, pada perkembangannya nanti bisa jadi Euro 2020 akan dimainkan di 10 atau 11 negara. Semua tergantung kepada terpenuhinya kondisi yang telah ditentukan."

Terkait pandemi Covid-19, sejumlah negara telah memperlihatkan kemajuan. Sebagai contoh, Federasi Sepakbola Belanda akan memberi lampu hijau kepada 5000 fans dengan hasil tes negatif Covid untuk menyaksikan langsung duel lawan Latvia di kualifikasi Piala Dunia 2020. 

Jika terdapat negara yang tidak dapat menjamin kehadiran suporter di stadion, maka akan digantikan.

Sebelumnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengeluarkan isyarat jika negara Tiga Singa siap menggelar lebih banyak pertandingan dari yang direncanakan sebelumnya.

Iklan
0