Joko Widodo - Mochamad IriawanIstimewa

Presiden RI Joko Widodo Sayangkan Lebih Dari Sepuluh Peluang Terbuang

Presiden RI Joko Widodo menyayangkan timnas Indonesia membuang banyak peluang ketika mengalahkan Kamboja 2-1 dalam pertandingan perdana skuad Garuda di Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta kemarin.

Dalam pertandingan ini, Egy Maulana Vikri membuka keunggulan ketika laga baru berjalan tujuh menit menyambut umpan Pratama Arhan. Namun Kamboja menyamakankan kedudukan lewat gol Sareth Krya lima menit berselang. Witan Sulaeman mampu mengembalikan keunggulan Garuda di menit ke-35.

Meski meraih kemenangan, performa timnas senior masih belum sesuai harapan. Belasan peluang berhasil diperoleh, tapi tidak berujung gol. Pelatih Shin Tae-yong pun sempat mengungkapkan kekecewaannya dengan performa tim Merah Putih.

Joko Widodo tidak ketinggalan untuk memberikan komentar. Orang nomor satu di Indonesia ini menilai timnas senior seharusnya bisa meraih kemenangan dengan gol lebih dari dua.

“[Sudah] Bagus sekali. Sebenarnya peluangnya lebih dari sepuluh kali tadi. Sudah sendiriannya dua [kali], kemudian kena gawang berapa kali tadi? Tapi ya, bola itu bundar,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Kendati demikian, Jokowi berharap performa timnas senior mengalami peningkatan, dan meraih kemenangan di laga berikutnya. Skuad Garuda akan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menghadapi Brunei Darussalam di Stadion KLFA, Senin (26/12).

“Ya alhamdulillah timnas kita menang 2-1, patut kita syukuri. Tapi besok sudah akan berangkat ke Kuala Lumpur, ke Malaysia, untuk tanding dengan Brunei. Kita doakan menang lagi. Kita semua, rakyat, masyarakat, pecinta bola pasti semuanya ingin menang,” tutur Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga mengungkapkan penerapan protokol dan standar keamanan baru dalam menggelar pertandingan sepakbola sudah berjalan dengan baik.

“Saya waktu datang tadi melihat kepolisian ada protokol baru. Yang saya dengar ini penontonnya dibatasi 30 ribu, kemudian nanti dinaikkan lagi pada suatu titik dengan manajemen yang baru, protokol yang baru, sistem yang baru. Insya Allah kita lebih baik,” ucap Jokowi.

Iklan
0