Zainudin Amali - Piala MenporaPSSI Pers

Sudah Lapor Ke Presiden RI Joko Widodo, Menpora Jamin Pemerintah Tak Ikut Campur KLB PSSI

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait rencana PSSI melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB). Ia juga menjamin pemerintah tidak bakal ikut campur dalam agenda tersebut.

PSSI sudah memutuskan mempercepat Kongres Luar Biasa. Keputusan tersebut diambil usai federasi sepakbola nasional tersebut menggelar rapat darurat komite eksekutif (Exco), Jumat (28/10) malam WIB.

Pertimbangan PSSI mempercepat KLB digelar untuk menjaga keharmonisan anggotanya. Mengingat, ada dua klub yakni Persis Solo dan Persebaya Surabaya yang mengirimkan surat supaya agenda tersebut dilaksanakan.

Permintaan tersebut dilakukan Persis dan Persebaya usai terjadinya tragedi Kanjuruhan. Insiden nahas tersebut menewaskan 135 orang dan ratusan lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Selain itu, PSSI berharap dengan dipercepatnya KLB, kompetisi Tanah Air bisa kembali bergulir. Semenjak tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022, Liga 1, 2, dan 3 berhenti digelar.

"Tentang KLB ya kita pemerintah dalam posisi tidak ikut campur apalagi intervensi dalam pelaksanaan KLB yang sudah diputuskan oleh PSSI karena itu menjadi ranah PSSI. Silakan dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah mereka putuskan," kata Amali.

Pada 31 Oktober 2022, PSSI sudah mengirimkan surat ke FIFA soal rencana mempercepat KLB. Dijadwalkan agenda tersebut berlangsung pada 18 Maret 2023.

Sebelum melaksanakan KLB, PSSI menghelat Kongres Tahunan atau Kongres Biasa pada 7 Januari 2023. Agenda tersebut untuk pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

"Jadi pemerintah menyerahkan semuanya kepada PSSI silakan PSSI melakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ada statuta FIFA dan di PSSI ada statuta-nya dan itu kita tidak ikut campur sama sekali," ucapnya.

Bukan cuma melaporkan KLB PSSI. Amali juga mengasih pemberitahuan terbaru terkait persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 kepada Jokowi.

"Tadi juga pak presiden menanyakan tentang persiapan tempat-tempat yang sebentar lagi akan direnovasi karena FIFA mau semua tempat yang utama atau lapangan latihan itu harus direnovasi. Tapi tidak mayor dan itu minor saja itu saja," ujarnya.

Iklan
0