Tony Sucipto - PersijaPersija Jakarta

Presiden Persija Jakarta Pertanyakan Komitmen Pemain

Kekalahan dari Persiraja Banda Aceh akhir pekan kemarin membuat Mohamad Prapanca gusar. Presiden Persija Jakarta ini mempertanyakan komitmen pemain dalam membela tim Macan Kemayoran.

Persiraja menghentikan kemarau panjang kemenangan dengan mengalahkan Persija 1-0. Itu menjadi kemenangan kedua Persiraja pada musim ini setelah sebelumnya kerap menjadi ladang poin dan lumbung gol kontestan lainnya.

Prapanca merasa tak percaya Persija menelan kekalahan, berkaca dari materi pemain, baik lokal maupun asing, yang lebih mentereng dibandingkan Persiraja. Namun di ruang ganti usai pertandingan, pelatih Sudirman mengatakan secara tak langsung ada satu aspek Persiraja lebih unggul, yaitu semangat memenangkan pertandingan.

Prapanca mengatakan, ia sebetulnya berharap Persija bisa melanjutkan tren bagus di laga sebelumnya ketika mengalahkan Persita Tangerang. Hanya saja, ia mendapatkan hasil mengecewakan.

“Pertandingan kemarin sangat-sangat mengecewakan, tidak hanya dari hasil, tapi juga cara bermain. Tidak ada komitmen dan daya juang sama sekali dari para pemain untuk ingin memangkan pertandingan,” cetus Prapanca dilansir laman resmi klub.

“Sekali lagi saya sangat marah. Jika tidak ada perbaikan, tidak menutup kemungkinan kami akan cuci gudang di akhir musim nanti.”

Sementara itu, Sudirman meminta pemain agar segera melupakan kekalahan dari Persiraja. Menurut mantan kapten timnas Indonesia ini, semangat pemain untuk membuat Persija tetap di papan atas masih tinggi.

Sudirman menegaskan, Persija berusaha bangkit saat menghadapi pemuncak klasemen sementara Arema FC pada akhir pekan ini. Ia meminta pemain bekerja lebih keras lagi, mengingat calon lawan mempunyai catatan impresif.

“Yang pasti kami ingin bangkit di pertandingan berikutnya. Kami ingin mencapai hasil maksimal dan itu pekerjaan rumah bagi kami, saya sebagai pelatih dan pemain. Kami ingin tim bisa tampil baik di pertandingan berikutnya dan bisa memenangkan pertandingan. Yang pasti kami masih harus memperbaiki diri,” tutur Sudirman.

“Kami masih membutuhkan proses untuk mengembalikan posisi Persija di jalurnya. Kami harus memenangkan setiap pertandingan ke depannya. Pemain pun harus fokus, konsentrasi, dan harus kerja keras di dalam lapangan. Itu yang paling penting. Saya tahu masih banyak pekerjaan rumah untuk bisa memperbaiki tim ini.”

Iklan
0