Presiden Joko WidodoGelora Trisula Semesta

Presiden Joko Widodo Minta Timnas Indonesia Dikasih Target Realistis Di Piala Dunia U-20

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, menyampaikan pesan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), untuk timnas Indonesia yang berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Pesannya agar PSSI tidak memberi target yang terlalu berat untuk skuad Garuda Muda.

Lawan-lawan kuat bakal dihadapi timnas Indonesia pada Piala Dunia U-20. Oleh karena itu, PSSI mesti paham betul dengan kemampuan pasukan Shin Tae-yong, sebelum membebani target.

Dikhawatirkan bila target yang diberikan terlampau berat malah menjadi beban untuk timnas Indonesia ketika bermain di Piala Dunia U-20. Mereka tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika bertanding.

"Presiden [Joko Widodo] berharap timnas bisa maksimal. Kita lolos karena tuan rumah bukan kualifikasi. Beliau minta maksimal dan realistis juga [targetnya]," kata Zainudin, di kantor Kemenpora, Rabu (1/7).

Selain itu, Zainudin menyebutkan pemilihan enam stadion yang dilakukan PSSI untuk tempat pertandingan Piala Dunia U-20, masih belum disetujui FIFA. Keenam lokasi itu yakni Jakabaring Palembang, Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Si Jalak Harupat Bandung, Manahan Solo, Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.

Stadion Utama Gelora Bung KarnoGoal Indonesia

Kendati belum diputuskan FIFA, Zainudin menyatakan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan segera merenovasi enam stadion pilihan PSSI itu. Alasannya, karena butuh waktu yang tidak sebentar untuk melakukan perbaikan itu.

"Karena kalau kami menunggu keputusan dari FIFA itu masih lama, sementara Kementerian PUPR membutuhkan waktu, baik itu pengerjaan atau persiapan administrasi. Tendernya saja paling tidak dua bulan, maka tadi sudah diputuskan kalau ada perubahan itu akan segera disesuaikan dengan keputusan FIFA," ujarnya.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa pada 14 April 2020 surat PSSI sudah menyampaikan enam stadion ke FIFA. Ada perubahan dua stadion, maka yang diputuskan yang dilakukan renovasi adalah yang terbaru, dengan catatan PSSI harus berkomunikasi dengan FIFA secara terus menerus, sehingga itu menjadi keputusan."

"Kalau nanti seperti apa keputusan FIFA tentu kita harus mulai bekerja, itu hal penting yang diputuskan dalam rapat internal kabinet terbatas siang tadi yang dipimpin oleh Pak Presiden Joko Widodo," ia menambahkan.

Iklan
0