Laporta BarcelonaGetty Images

Presiden Barcelona Joan Laporta: Liga Super Eropa Adalah Keharusan!

Presiden Barcelona Joan Laporta menyebut Liga Super Eropa sebagai sebuah keharusan, dan ia menyatakan sepenuhnya berada di belakang rencana pendirian kompetisi yang baru itu.

12 klub terkemuka di Eropa, termasuk enam dari Liga Primer Inggris, mengumumkan rencana pada Minggu (18/4), untuk membuat turnamen baru yang disebut-sebut sebagai pesaing untuk Liga Champions.

Namun, rencana itu "kocar-kacir" dalam waktu 48 jam karena Manchester United, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, Tottenham, Inter Milan, dan Atletico Madrid memutuskan untuk menarik diri dari keikutsertaan dari Liga Super Eropa setelah mendapat protes dari fans masing-masing.

Barcelona adalah salah satu dari empat klub pendiri yang masih bergabung, dan Laporta, yang kembali terpilih sebagai presiden di Camp Nou pada bulan lalu, belum menyerah atas inisiatif tersebut.

"Kami memiliki posisi. Kami masih memilikinya dan kami akan menjelaskannya," ujar Laporta kepada TV3.

"Posisi ini adalah salah satu kehati-hatian, tapi [Liga Super Eropa] adalah sebuah keharusan. Di sisi yang lain, sebagaimana mestinya, anggota kami akan menentukan keputusannya."

"Itu adalah keharusan yang mutlak dimiliki klub-klub besar, mengingat kami menghasilkan banyak pendapatan. Kami ingin memiliki kapasitas untuk menyampaikan pendapat kami tentang proses berbagi. Dan juga, kami percaya bahwa hal ini penting disertai kompetisi yang atraktif berbasis prestasi olahraga."

"Kami adalah pembela mempertahankan liga-liga lokal, dan oleh karena itu, kami selalu terbuka untuk berdialog dengan UEFA. Itulah premisnya. Semua orang ingin membuat sepakbola lebih baik dan memiliki sumber daya yang diperlukan untuk menjadikannya sebagai tontotan yang hebat."

"Sebab, jika klub-klub besar tidak memiliki sumber daya ini, sepakbola akan rusak. Akan ada keharmonisan lembaga dan kemauan untuk memikirkan semua ini."

"Ada serangkaian tekanan yang membuat beberapa klub menarik diri dan menilainya dengan cara yang berbeda, tapi kenyataannya, proposal itu masih ada, tapi lebih banyak sumber daya yang dibutuhkan mengingat kami memiliki investasi yang penting. Kami membayar gaji-gaji penting dan jika kami mau sepakbola menjadi tontotan melalui prestasi olahraga, siapa pun yang ingin level kualitas ini dipertahankan harus mempertimbangkan apa yang kami usulkan."

Iklan
0