Direkrutnya Pratama Arhan oleh klub divisi kedua Liga Jepang atau J2 League Tokyo Verdy turut membuat ketua umum PSSI Mochamad Iriawan bangga. Ia merasa hal tersebut membuat pemain Indonesia makin dikenal dunia.
Tokyo Verdy mendapatkan Arhan secara gratis. PSIS Semarang yang merupakan klub dibela bek berusia 20 tahun tersebut tidak meminta uang transfer sama sekali.
Keputusan PSIS tersebut karena mendukung karier Arhan keluar negeri. Sejak awal Mahesa Jenar sudah menyatakan siap melepasnya asalkan bermain di Korea Selatan, Jepang, atau Eropa.
"Pratama Arhan salah satu pemain muda berbakat kebanggaan Indonesia ini mampu membuktikan kualitasnya dan bergabung bersama klub asal Jepang, Tokyo Verdy," tulis Iriawan dalam akun Instagram miliknya.
"Saya berharap dengan berangkatnya Arhan ke Tokyo dapat membuat Indonesia lebih dipandang di kancah sepakbola Asia dan menjadi motivasi bagi para pemain lainnya agar bisa lebih berkembang lagi," Iriawan menambahkan.
Performa impresif yang diperlihatkan Arhan saat membela timnas Indonesia di Piala AFF 2020, menjadi satu di antara alasan Tokyo Verdy merekrutnya. Pemain kelahiran Blora tersebut mantap dalam membantu serangan dan oke ketika bertahan.
Peran Arhan di lini belakang timnas Indonesia di Piala AFF 2020, hampir tidak tergantikan. Ia pun turut membantu pasukan Shin Tae-yong tersebut menjadi runner-up ajang itu.
Bermain di luar Indonesia bersama Tokyo Verdy merupakan pengalaman baru untuk Arhan. Selama ini, ia menghabiskan waktunya dengan memperkuat PSIS.
Arhan adalah pemain keempat Indonesia yang bermain di kompetisi Jepang. Sebelumnya, sudah ada Ricky Yacobi, Irfan Bachdim, dan Stefano Lilipaly.
