Penggawa Tokyo Verdy Pratama Arhan menyimpan harapan dirinya bakal mendapat kesempatan untuk tampil pertama kalinya di J-League 2 2023 setelah bermain selama 110 menit di Piala Emperor kemarin malam.
Arhan untuk kedua kalinya dimainkan di ajang piala ketika Verdy menelan kekalahan 9-8 melalui adu penalti dari rival satu kota, FC Tokyo, di babak ketiga Piala Emperor.
Meski demikian, Arhan belum sekalipun dimainkan di J-League 2 pada musim ini. Pemain berusia 21 tahun itu berharap pintu ke skuad utama terbuka setelah ia memperlihatkan performa cukup impresif.
“Sejauh ini saya belum mempunyai banyak kesempatan untuk bermain dalam pertandingan (J-League 2),” ujar pemain yang sebelumnya memperkuat PSIS Semarang itu.
“Tetapi dengan kesempatan kali ini, saya ingin melakukan yang terbaik untuk menunjukkan kemampuan saya, dan apa yang bisa saya lakukan sekarang. Jika saya mendapat kesempatan lain di masa depan, saya ingin melakukan yang terbaik, sehingga saya bisa lebih menarik lagi.”
Arhan juga menyampaikan kegembiraannya bisa menghadapi klub J-League 1. Setidaknya, ia mendapatkan ilmu yang bermanfaat, mengingat FC Tokyo berisikan pemain bagus.
“Baik saya maupun tim mendapat pengalaman dari derby melawan FC Tokyo. Saya merasa ini akan menjadi pengalaman yang baik untuk masa depan,” kata Arhan.
“Memang hasil akhirnya sangat mengecewakan. Namun, secara pribadi, saya telah melatih kemampuan untuk menekan lawan, dan mencuri bola dalam latihan harian saya.”
“Saya telah menerima bimbingan dari manajer dan pelatih. Saya bisa memanfaatkannya dengan baik di pertandingan ini. Jadi, saya pribadi merasa senang dengan aspek itu.”
Senjata andalan Arhan, lemparan ke dalam, nyaris membuahkan hasil di menit ke-15. Sayangnya, sundulan Yuta Narawa menyambut lemparan ke dalam Arhan membentur tiang gawang.
“Tentu saja, kami membicarakan tentang ini di tim sebelumnya, untuk membahas bagaimana kami harus memanfaatkan lemparan jauh. Hasilnya adalah yang terlihat di laga itu,” ucap Arhan.




