Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, mengungkapkan bahwa penyerangnya, Kylian Mbappe, sangat terpukul pasca-Les Blues tereliminasi dari Euro 2020.
Terkini, Prancis disingkirkan Swiss lewat drama adu penalti pada babak 16 besar di Stadion Arena Nationala, Bucharest, Selasa (29/6) dini hari WIB. Skor berakhir 3-3 dalam 120 menit.
Prancis tertinggal sejak menit ke-15 lewat gol Haris Seferovic. Sang juara dunia sempat “comeback” melalui dwigol Karim Benzema (57’, 59’) dan Paul Pogba (75’). Tapi, Swiss mampu paksakan hasil imbang via gol kedua Seferovic (81’) dan Mario Gavranovic (90’).
Kecuali Mbappe yang menjadi eksekutor terakhir, kesembilan penendang dari masing-masing tim mampu menunaikan tugas dengan sempurna. Alhasil, Swiss menang 5-4 atas Prancis dalam babak adu tos-tosan.
"Kami melakukan apa yang kami perlukan untuk unggul 3-1. Tapi kemudian kami menunjukkan kelemahan, sesuatu yang tidak biasa bagi kami. Kalah dalam adu penalti yang akan selalu kejam bagi sebuah tim,” ucap Deschamps selepas laga.
"Mbappe sangat sedih, seperti semua pemain. Tapi, tidak ada yang bisa marah kepadanya karena dia mengambil tanggung jawab untuk mengambil penalti kelima,” tambahnya.
Dengan hasil ini, untuk kali pertama Swiss sukses melaju ke perempat-final turnamen besar sejak Piala Dunia 1954 alias 67 tahun silam.
Selanjutnya, Granit Xhaka cs sudah ditunggu Spanyol di Stadion Saint-Petersburg, Rusia, Jumat (2/7).
