Germany FranceGetty

Protes Terjun Payung Aktivis "Greenpeace" Kejutkan Laga Prancis Vs Jerman

Seorang pengunjuk rasa diterjunkan menggunakan parasut [paramotor] ke Allianz Arena, Munich beberapa saat sebelum sepak mula laga Grup F Euro 2020 antara Prancis kontra Jerman, Rabu (16/6) dini hari WIB.

Parasut kuning itu bertuliskan “Kick Out Oil,” dan “Greenpeace” yang terpampang di atasnya. Sang pemrotes akhirnya mendarat di lapangan dan dikawal keluar oleh pihak keamaan.

Seperti dilansir dari ITV, puing-puing kecil dari insiden tersebut diketahui nyaris mengenai pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang langsung menyelamatkan diri ke bawah atap bench-nya.

Greenpeace Jerman mencuitkan permintaan maaf setelah kejadian tersebut.

"Protes ini tidak pernah dimaksudkan untuk mengganggu permainan atau melukai orang,” begitu bunyi cuitan Greenpeace pasca-insiden.

"karena kesalahan teknis, pendaratan darurat terpaksa dilakukan dan mengakibatkan satu orang terluka. Kami berharap baik-baik saja,” begitu selanjutnya.

Sementara UEFA pun merilis pernyataan setelah unjuk rasa tersebut menjadi sorotan dunia.

"UEFA dan mitra berkomitmen penuh untuk turnamen EURO 2020 yang berkesinambungan dan banyak inisiatif telah diterapkan untuk mengimbangi emisi karbon,” begitu pernyataan resmi UEFA.

Adapun pertandingan tersebut tidak terpengaruh oleh insiden tersebut. Prancis memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 lewat gol bunuh diri Mats Hummels pada menit ke-20.

Greenpeace bukan kali ini saja memanfaatkan ajang sepakbola Eropa untuk berunjuk rasa. Sebelumnya, organisasi lingkungan global tersebut pernah membentangkan spanduk bertuliskan protes terhadap perusahaan minyak asal Rusia, Gazprom, di atas atap stadion FC Basel pada ajang Liga Champions musim 2013/14.

Iklan