Marino Pusic, pelatih Al Ahli Saudi, angkat bicara mengenai kabar yang beredar soal kemungkinan kepergiannya dari kursi kepelatihan tim. Ia mengungkapkan adanya kondisi ketidakstabilan manajerial di dalam klub selama periode terakhir, namun pada saat yang sama menegaskan bahwa manajemen tetap mempertahankannya dan memberinya kepercayaan.
Pernyataan pelatih ini muncul menjelang laga yang dinanti antara Al Ahli dan Al Hazm, besok, dalam rangkaian pertandingan pekan ketujuh Liga Pro Saudi, di tengah semakin banyaknya pembicaraan mengenai masa depan tim pelatih pada periode mendatang.
Baca juga: Ronaldo menantang hukum fisika, 42 tahun dan tak berhenti menghancurkan para pengkritiknya!
Pusic mengatakan dalam pernyataan pada konferensi pers jelang laga melawan Al Hazm: "Memang ada kondisi ketidakstabilan di Al Ahli, dan direktur olahraga yang mengontrak saya telah dipecat, tetapi manajemen memberi tahu saya bahwa mereka percaya kepada saya," dalam isyarat yang jelas terhadap perubahan yang dialami klub belakangan ini serta dampaknya pada lanskap manajerial.
Pelatih Al Ahli itu juga membahas gaya kepelatihannya, menegaskan komitmennya pada filosofi ofensif dengan tetap perlu mencapai keseimbangan. Ia berkata: "Seperti yang diketahui semua orang, saya selalu cenderung ke permainan menyerang, tetapi kita tidak boleh mengabaikan sisi bertahan dalam pertandingan-pertandingan kita."
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Pusic membela hasil-hasil Al Ahli, dengan menilai bahwa angka-angka tidak sepenuhnya mencerminkan apa yang ditampilkan tim di luar kandangnya, seraya menegaskan bahwa penampilan dalam sejumlah pertandingan lebih baik daripada yang tergambar dari hasil yang diraih.
Pelatih Al Ahli itu menjelaskan bahwa tim sebenarnya sudah berhasil meraih dua kemenangan di luar kandang pada Piala Raja, yang menjadi landasannya untuk menegaskan kemampuan timnya menampilkan level lebih baik dan meraih hasil positif jauh dari kandangnya.
Pernyataan Pusic menempatkan masa depan pelatih itu di Al Ahli dalam gambaran yang lebih jelas, setelah ia mengakui adanya kekacauan manajerial di dalam klub, namun pada saat yang sama menegaskan bahwa ia memperoleh kepercayaan manajemen. Dengan demikian, fokusnya saat ini tertuju pada laga melawan Al Hazm dan upaya membawa tim meraih hasil positif yang memperkuat posisinya serta memberi Al Ahli dorongan baru dalam perjalanannya di liga.
Perlu dicatat bahwa Al Ahli mengalami 3 kekalahan dari total 6 pertandingan yang mereka jalani di Liga Roshan Pro, di mana mereka takluk dari Al Khaleej, Al Hilal, dan Al Qadsiah.




