Al Ahli Saudi memasuki laga yang dinanti melawan Sundowns dengan penuh fokus, setelah pelatih tim, Marino Pusic, dan bek asal Turki, Merih Demiral, menegaskan bahwa Al Ahli menyadari beratnya tugas yang menanti, namun pada saat yang sama memiliki pengalaman dan kesiapan yang cukup untuk menjalani salah satu pertandingan terbesarnya.
Al Ahli, juara Asia, akan berhadapan dengan Sundowns, juara Afrika, besok Sabtu, dalam sebuah laga yang mempertemukan dua tim yang sama-sama memahami nilai dari pertandingan-pertandingan besar. Hal ini menuntut para pemain Al Ahli untuk menghadapi laga dengan fokus yang berbeda, terutama karena pertandingan digelar di kandang tim Afrika Selatan tersebut dan di hadapan para pendukungnya.
Pusic menaikkan tensi tantangan
Marino Pusic tidak mengabaikan kekuatan lawan, bahkan ia memulai pernyataannya dengan menegaskan sulitnya laga ini, tetapi pada saat yang sama ia berupaya mengirimkan pesan kepercayaan diri kepada para pemainnya, dengan menekankan bahwa Al Ahli memasuki pertandingan dalam keadaan siap untuk menghadapi juara benua Afrika.
Pelatih Al Ahli mengatakan dalam pernyataan kepada media: "Kami menghadapi lawan yang sangat kuat, dan semua orang mengetahui hal itu. Kami memberikan penghormatan penuh kepada mereka, karena mereka adalah juara Afrika, dan kami juara Asia, oleh karena itu kami juga siap untuk pertandingan ini."
Pernyataan Pusic mencerminkan keseimbangan dalam menyikapi laga ini. Al Ahli tahu bahwa Sundowns memiliki elemen-elemen yang kuat dan pengalaman yang besar, namun ia tidak ingin rasa hormat kepada lawan berubah menjadi kemunduran atau ketakutan, terutama karena tim Saudi tersebut memasuki pertandingan sebagai juara Asia dan ingin membuktikan kemampuannya untuk bersaing di hadapan para juara benua.
Baca juga: Jesus tentang Ronaldo: Ballon d'Or tidak berarti bagi saya dan ia akan bermain dalam satu keadaan
Sang pelatih juga menilai bahwa karakter pertandingan ini memberikan Al Ahli peluang luar biasa untuk menciptakan momen yang berbeda, terutama dengan kehadiran para pendukung tim di belakangnya meski laga digelar di negara lain, yang ia anggap sebagai faktor positif sebelum peluit awal dibunyikan.
Pusic mengatakan: "Selalu luar biasa mengetahui bahwa para pendukungmu akan datang ke stadion yang tidak biasa dan di negara lain demi mendukungmu. Ini sesuatu yang hebat. Dan seperti yang saya katakan, laga final selalu bersifat spesial, memiliki atmosfer dan dinamikanya yang berbeda, dan tentu saja ini merupakan peluang besar bagi kami untuk meraih sesuatu yang istimewa."
Demiral mengandalkan pengalaman laga-laga besar
Di sisi lain, Merih Demiral menyikapi laga ini dari sudut pandang yang berbeda, dengan menegaskan bahwa pengalaman para pemain Al Ahli dalam pertandingan-pertandingan besar dapat membantu tim melewati kondisi sulit yang menantinya menghadapi Sundowns.
Bek asal Turki itu mengatakan: "Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami memiliki banyak pemain berpengalaman. Selama beberapa tahun terakhir kami telah menjalani banyak laga final melawan tim-tim yang sangat kuat, oleh karena itu kami menyadari bahwa laga besok akan sulit, tetapi kami siap untuk itu."
Demiral tidak menganggap bermain di hadapan para pendukung Sundowns akan menjadi faktor luar biasa bagi Al Ahli, terutama karena para pemain tim sudah terbiasa menjalani pertandingan di bawah tekanan besar dari suporter, yang memberi mereka pengalaman untuk menghadapi kebisingan yang dinanti di tribun.
Ia menambahkan: "Saya rasa hal itu tidak akan memengaruhi kami, karena kami terbiasa bermain di hadapan para pendukung kami yang menciptakan banyak kebisingan dan tekanan di tribun, sehingga kami sudah terbiasa dengan atmosfer seperti ini."
Pernyataan Pusic dan Demiral mengungkap kesiapan Al Ahli untuk menyikapi pertandingan dari lebih dari satu sisi; sang pelatih fokus pada penghormatan terhadap kekuatan Sundowns sembari tetap berpegang pada kepercayaan diri timnya, sementara bek asal Turki itu bertumpu pada pengalaman yang telah diperoleh para pemain dari laga-laga besar dan kemampuan mereka menghadapi tekanan.



