Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-YongAlvino Hanafi

Popularitas Meningkat, Shin Tae-Yong Sulit Bayangkan Masa Depan

Peningkatan popularitas Shin Tae-yong selepas timnas Indonesia memperlihatkan performa menarik di Piala AFF 2020 menjadi kendala tersendiri bagi sang pelatih.

Meski hanya membawa timnas senior menjadi runner-up Piala AFF 2020, Te-yong jauh dari kritikan. Situasi ini berbeda dibandingkan penyelenggaraan di beberapa edisi sebelumnya, karena telah lima kali menorehkan hasil tersebut.

Bahkan sejumlah suporter berkumpul di depan apartemen yang didiami Tae-yong di Jakarta untuk menyampaikan ucapan terima kasih selepas turnamen itu. Hal ini disebabkan permainan atraktif penggawa timnas di Piala AFF yang sebagian besar diisi pemain berusia muda.

Popularitasnya yang makin meningkat membuat Tae-yong pun menjadi bintang iklan sebuah produk kopi kemasan Indonesia. Perusahaan Korea Selatan juga memilih Tae-yong sebagai bintang untuk pemasaran di Indonesia. Kedua perusahaan itu bergerak di perbankan dan pabrikan kendaraan roda empat.

“Saya sudah menjadi bintang baru di Indonesia,” ungkap Tae-yong dikutip laman Kyunghyang Shinmun.

“Saat saya nanti kembali ke Indonesia, saya harus melakukan syuting iklan makanan ringan.”

Tak hanya di Indonesia, tingkat ketenaran Tae-yong kini juga merambah ke Korsel. Selama memimpin timnas Indonesia U-19 dan U-23 melakukan pemusatan latihan (TC) di Negeri Ginseng, Tae-yong diserbu sekitar sepuluh fans asal Indonesia yang berdomisili di Seoul, Changwon, dan Ansan.

Dalam laga uji coba tertutup melawan Pohang Steelers, Sabtu (23/4), sejumlah fans Indonesia meneriakkan nama Tae-yong. Selepas laga, mereka meminta sang pelatih untuk menandatangani jersey timnas Indonesia. Tidak hanya memberikan tanda tangan, beberapa YouTuber juga terus merekam kegiatan Tae-yong di laga uji coba tersebut.

Pada tahun ini, timnas senior melakoni laga babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023. Sedangkan timnas U-23 bertanding di SEA Games 2021 di Vietnam bulan depan, dan berlaga di Asian Games 2022 di Hangzhou pada September.

Tae-yong mengaku tidak bisa menggambarkan situasi yang akan dihadapinya bila timnas Indonesia senior dan U-23 meraih hasil positif. Pelatih berusia 52 tahun ini membayangkan dirinya tidak akan bisa bergerak leluasa.

“Saya mungkin akan berada dalam situasi di mana saya tidak bisa pergi ke mana pun di masa mendatang,” imbuh Tae-yong.

Iklan
0