Ryan Giggs menyatakan, Marcus Rashford layak dipersalahkan setelah Manchester United gagal mencetak gol penalti di pertandingan lawan Wolverhampton Wanderers, Selasa (20/8) dini hari WIB.
Ketika kedudukan imbang 1-1, Paul Pogba memenangkan penalti untuk The Red Devils, namun eksekusinya bisa dibaca oleh kiper Rui Patricio. Akibat dari kegagalan itu, Setan Merah harus pulang dengan satu angka dan untuk sementara tertahan di urutan keempat dengan perolehan empat poin.
Usai pertandingan, manajer Ole Gunnar Solskjaer menyatakan kalau keputusan siapa yang melakukan tendangan penalti diserahkan kepada kedua pemain, yakni Pogba dan Rashford, karena mereka adalah algojo utama.
Namun, Giggs menyatakan, itu tergantung Rashford untuk meraih bola ketika Pogba dilanggar Conor Coady di dalam kotak penalti.
"Rashford adalah striker-tengah, mencetak gol di pertandingan liga pertamanya, penalti, Anda mendapat penalti lagi di pertandingan berikutnya, Anda harus menuntut untuk mengambilnya," ujar Giggs kepada Optus Sport.
"Pogba tidak memiliki rekor yang bagus dalam mencetak penalti. Ia tidak menciptakan gol setiap penalti yang dilakukannya. Sepertinya, siapa pun yang memenangkan penalti akan mengambilnya, saya ingin tahu apakah [Harry] Maguire atau [Victor] Lindelof memenangkan penalti, siapa yang akan mengambil?"


