Paul Pogba Man UtdGetty Images

Manchester United Lolos Liga Champions, Paul Pogba Beri Kode Bertahan

Paul Pogba telah memberi kode bahwa masa depannya masih akan tetap berada di Manchester United, dengan sang pemenang Piala Dunia 2018 berharap bisa bermain di Liga Champions bersama Setan Merah.

Selama kampanye musim 2019/20, tampaknya United bakal kesulitan lolos ke Liga Champions. Kesulitan yang dialami pasukan Ole Gunnar Solskjaer pun berdampak pada rumor masa depan Pogba, yang beberapa kali dikatakan akan hengkang.

Sang pemain internasional Prancis juga pernah mengungkapkan siap mencari tantangan baru, selain juga ada cedera yang menggan

Namun, situasi berbalik bagi United sejak kedatangan Bruno Fernandes dari Sporting CP pada Januari lalu, yang menghadirkan angin segar dan memicu kebangkitan klub.

Pogba kini berdampingan dengan gelandang asal Portugal tersebut, dan sejak Liga Primer kembali dimulai selepas jeda pandemi COVID-19 pada pertengahan Juni lalu, United akhirnya sukses finis dalam empat besar klasemen akhir.

Rumor hengkang sang pemain 27 tahun pun mulai sirna, dengan beberapa klub diyakini tidak akan sanggup memenuhi tuntutan banderol tinggi serta gaji mahal yang diminta sang pemain di tengah ketidakpastian finansial dalam dunia sepakbola sekarang ini.

Poga sendiri kini tampaknya tidak akan keberatan untuk bertahan, seperti yang ditunjukkannya dalam unggahan terbarunya di media sosial, selepas membantu United menang 2-0 atas Leicester City dalam pekan terakhir Liga Primer, Minggu (26/7) kemarin: "Ayoooooo Liga Champions kawan."

Solskjaer selalu mengatakan bahwa Pogba tidak akan meninggalkan timnya, dengan kembalinya sang pemain ke bentuk dan kondisi kebugaran terbaik menjawab kepercayaannya.

Masih ada ruang untuk peningkatan bagi Pogba dan legenda United, Roy Keane mengatakan kepada Sky Sports saat memberi penilaiannya terhadap sang pemain: "Saya pikir ia baik-baik saja. Saya tidak akan terbawa oleh apa yang dilakukan oleh Pogba selama dua bulan terakhir."

"Kami sudah mengatakan sebelumnya, ia adalah pemain yang berbakat tapi butuh lebih dari sekadar itu. Kuat, tinggi, ia punya tujuan dalam dirinya, punya kualitas umpan."

"Saya suka menyaksikan Pogba ketika ia berada di puncak permainannya, namun lalu kita melihat ada beberapa momen di mana ia menurun, insiden penalti [melawan West Ham United] menyimpulkan itu."

"Faktanya adalah beberapa orang membelanya setelah pertandingan namun kenyataannya ia muncul dan meminta maaf."

"Pogba memiliki kualitas, namun tidak tidak cukup menunjukkannya setiap pekan demi pekan."

Iklan
0