Mesut Ozil bukan seorang bajingan, kata sesama pemenang Piala Dunia, Lukas Podolski, yang menilai sang playmaker Jerman masih cukup piawai untuk memainkan peran penting di Arsenal.
Sejauh ini memang sepertinya gelandang serang berusia 31 tahun tersebut tidak punya masa depan di Emirates Stadium, setelah tersingkir dari skuad utama.
Manajer Mikel Arteta tak lagi mempertimbangkan Ozil masuk ke dalam rencananya di Arsenal, baik jangka pendek mau pun panjang.
Alhasil, rumor transfer pun mulai berkembang, meski pun Ozil menegaskan bahwa dirinya tidak akan pergi dari klub sebelum kontraknya yang saat ini memiliki sisa waktu kurang dari 12 bulan benar-benar habis.
Ada pun jika bertahan, besar kemungkinan eks bintang Real Madrid tersebut tidak akan banyak bermain atau bahkan terus diabaikan dari tim.
Podolski berharap hal tersebut tidak akan terjadi, dengan mantan penyerang Arsenal itu berpendapat bahwa Ozil telah dicampakkan secara tidak adil karena sikapnya di luar lapangan yang mengundang kritikan.
"Ia cukup bagus dengan dukungan dari pelatih dan tim, namun sesuatu telah terjadi dengan klub, Anda bisa merasakannya," ungkap Podolski kepada The Athletic.
"Apakah ia berselisih paham dengan klub? Ketika saya berbicara dengannya, kami tidak ingin membicarakan hal-hal semacam itu. Itu adalah situasinya, ia dan agennya harus mengatasinya."
"Ia memiliki karakter yang baik, bukan seorang bajingan. Ia tidak melakukan wawancara di mana ia berbicara buruk tentang rekan-rekan setimnya atau tentang Arsenal dan sayang sekali situasi ini terjadi yang merugikan semua pihak. Ozil duduk di tribune, Arsenal tetap menggajinya dan tidak ada yang diuntungkan dalam hal ini."
Arsenal menyudahi musim 2019/20 dengan gagal meraih tiket ke Liga Champions musim depan, namun meraih jatah menuju Liga Europa dengan memenangkan Piala FA.




